Pesawat Batik Air yang Mendarat Darurat di Kualanamu Ditumpangi Kepala BNPB Ganip Warsito dan Rombongan dari Aceh

  • Oleh : Dirham

Senin, 30/Agu/2021 09:55 WIB
Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito.  Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito. 

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pesawat yang ditumpangi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ganip Warsito mendarat darurat di Bandar Udara (Bandara) Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara. Pendaratan yang dilakukan pada Minggu (29/8) pukul 11:45 WIB itu berjalan mulus.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, Ganip berangkat dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. 

Di tengah perjalanan, pilot tiba-tiba memutuskan untuk mendaratkan pesawat di Bandara Kualanamu.

"Pada saat meninggalkan pesawat, tampak kru teknisi melakukan pengecekan mesin turbin sebelah kiri pesawat dengan kode ID 6897 tersebut," kata Abdul melalui keterangan tertulis, Senin (30/8).

Ganip yang didampingi Dirjen Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal meninggalkan pesawat untuk menuju ruang VIP. Setelah menunggu beberapa jam atau sekitar pukul 16.00 WIB, Ganip bersama rombongan dan penumpang lain take off menuju Jakarta menggunakan pesawat berbeda.

Abdul menuturkan, Ganip dan jajaran kembali ke Jakarta setelah melakukan kunjungan kerja penanganan Covid-19 di Provinsi Aceh. 

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu bertolak ke Aceh pada Sabtu lalu (28/9) setelah melepas mobil masker dan rapat koordinasi Forkopimda Aceh dan kabupaten/kota untuk penanganan pandemi.

Dihimpun merdeka.com, pesawat yang ditumpangi Ganip saat hendak kembali ke Jakarta adalah Batik Air seri Airbus A-330. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar sekira pukul 10.55 WIB, dari jadwal penerbangan semula sekira pukul 10.00 WIB. (ds/sumber Merdeka.com)