Helikopter Kemenhub Sempat Terbang 100 Meter Sebelum Jatuh

  • Oleh : Fahmi

Senin, 13/Sep/2021 20:54 WIB
Helikopter Kemenhub jatuh di Bandara Budiarto, Curug, Senin (13/9/2021).(Ist) Helikopter Kemenhub jatuh di Bandara Budiarto, Curug, Senin (13/9/2021).(Ist)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKF) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sempat terbang sekitar 100 meter sebelum terguling di ujung landasan Bandara Budiarto, Curug, Tangerang, Senin (13/9/2021). 

Diketahui, peristiwa yang menimpa helikopter tipe Bell 429 PK-CAW ini terjadi sekitar pukul 10.25 WIB. 

Baca Juga:
Gagal Lepas Landas, Pesawat Menubruk dan Terbakar, 21 Penumpang Lolos dari Maut

"Pada saat cek kalibrasi mesin flight kemudian baru terbang 100 meter ada trouble mesin sedikit," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di kantornya, Senin (13/9/2021). 

Disampaikan Yusri, penyebab kecelakaan itu masih belum bisa dipastikan dan sedang dilakukan penyelidikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). 

Baca Juga:
Mantan Pilot Boeing Dituntut 100 Tahun Bui usai Tragedi Lion Air

Yusri hanya menyampaikan bahwa saat peristiwa terjadi, angin di sekitar landasan cukup kencang. "Saat turun itu angin sangat kencang sehingga terhempas. Itu aja sementara ," ujarnya. 

Lebih lanjut, Yusri juga memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penumpang yang berada di dalam helikopter hanya mengalami luka ringan. 

Baca Juga:
Pesawat Jatuh & Terbelah Dua, 16 Orang Tewas dan 6 Luka

"Selamat luka ringan aja. Sementara ditangani oleh unit kesehatan PPI Curug, kita pengamanan aja," ucap Yusri. 

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati membenarkan bahwa kecelakaan menimpa helikopter milik BBKF Kemenhub. 

"Kami telah mendapatkan informasi mengenai adanya pesawat helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan tipe Bell 429 PK-CAW yang terguling," kata Adita kepada wartawan lewat pesan singkat. 

Disampaikan Adita, saat ini Inspektur Penerbangan Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Soekarno-Hatta dan investigator KNKT sedang berada di lokasi kejadian untuk investigasi awal.(fh/sumber:CNN)