Dishub Klungkung Berencana Tambah Kapal Roro Layani Penyeberangan ke Nusa Penida

  • Oleh : Redaksi

Rabu, 29/Sep/2021 20:33 WIB
Foto:istimewa/tribunnews.com Foto:istimewa/tribunnews.com

KLUNGKUNG (BeritaTrans.com) - Dinas Perhubungan (Dishub) Klungkung berencana untuk menambah armada kapal roll on - roll off atau Roro untuk melayani penyeberangan ke Nusa Penida.

Saat ini rencana itu masih dalam tahap penyusunan proposal, dan menunggu kajian teknis dari lembaga yang memiliki keahlian dalam perkapalan.

Baca Juga:
Kapal Jenis LCT Kandas di Perairan Kepulauan Seribu, Team Rescue PPLP Tanjung Priok Laksanakan Pertolongan dan Jaga Keamanan Lingkungan Maritim

Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dishub Kabupaten Klungkung I Komang Sudiarta menjelaskan, pengadaan kapal itu rencananya untuk mengakomodir kebutuhan angkutan penumpang dan barang ke Nusa Penida.

Terlebih akan beroperasinya pelabuhan baru, yakni Bias Munjul di Nusa Ceningan.

Baca Juga:
Pelni Terima PMN Rp1,5 Triliun, Dirut: Utamakan Keselamatan Penumpang dengan Pengadaan 3 Kapal Baru

"Pengadaan kapal itu, rencananya kami mohonkan ke Dirjen Perhubungan Darat," ungkap Komang Sudiarta, Rabu (29/9/2021).

Saat ini pihaknya tengah menyusun proposal permohonan kapal, dan masih menunggu hasil kajian teknis dari LPPM Unud dan ITS yang memiliki keahlian dalam spesifikasi kapal.

Baca Juga:
IPC TPK Layani Pelayaran Perdana Kapal Feeder Rute Jambi-Jakarta

Usulan pun diupayakan untuk sudah bisa diajukan ke Dirjen Perhubungan Darat pada tahun 2021 ini.

" Semoga Oktober proposal udah selesai dikerjakan oleh tim," jelasnya.

Meskipun nanti ada pengadaan kapal baru, pihaknya memastikan Kapal Roro Nusa Jaya Abadi masih tetap beroperasi untuk melayani penyeberangan dari Pelabuhan Padang Bai (Karangasem), menuju Nusa Penida dan sebaliknya.

"Kami tetap operasikan (KMP Nusa Jaya Abadi) sepanjang masih bisa melakukan pemeliharaan rutin 1 tahun sekali," ungkapnya.

Sementara itu saat ini KMP Nusa Jaya Abadi masih dalam tahap pemeliharaan rutin atau docking.

Kapal yanh telah berlayar selama 16 tahun itu, menjalani berbagai perbaikan yang menelan anggaran sekitar Rp 2,4 Miliar.

Rencananya kapal itu kembali berlayar melayani penumpang pada tanggal 12 Oktober 2021 mendatang. (amt/sumber:tribunnews.com)