Kemenhub Gelar Pelatihan Khusus Layanan Transportasi bagi Penyandang Disabilitas

  • Oleh : Naomy

Kamis, 02/Des/2021 18:43 WIB
Workshop Kemenhub di Bogor Workshop Kemenhub di Bogor

 

BOGOR (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan menggelar pelatihan khusus (workshop) kepada para petugas penyelenggara (operator) sarana dan prasarana transportasi, dalam rangka meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi para pengguna jasa berkebutuhan khusus (penyandang disabilitas).

Baca Juga:
Madatukar Calon Taruna BPSDMP Resmi Dimulai

Workshop yang bertema ‘Petugas Layanan Transportasi yang Responsif dan Sensitif dalam Memberikan Layanan Kepada Pengguna Jasa Berkebutuhan Khusus’, merupakan bagian dari upaya Kemenhub, untuk terus mendorong seluruh operator sarana dan prasarana transportasi, dalam rangka melaksanakan pelayanan yang responsif dan ramah kepada penguna jasa berkebutuhan khusus.

“Melalui pelatihan ini diharapkan para petugas dari operator bidang transportasi dapat menjadi insan yang memiliki empati dan sensitivitas terhadap pengguna jasa transportasi, khususnya para penyandang disabilitas. Juga diharapkan dapat menyebarkan pengetahuannya kepada rekan-rekan yang lain,” jelas Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono, Rabu (1/12/2021).

Baca Juga:
Indonesia Sebut Peningkatan Perekonomian dan Kapasitas SDM jadi Fokus dalam Bahasan 53rd ASEAN STOM

Dia mengatakan, sesuai semangat dari UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, mengamanatkan dilaksanakannya azas pelayanan publik.

Di antaranya yaitu adanya kesamaan hak, persamaan perlakuan (tidak diskriminatif) dalam memberikan pelayanan, dan penyediaan fasilitas dan perlakuan bagi kelompok rentan, termasuk para penyandang disabilitas. 

Baca Juga:
Kemenhub Simulasi Penanganan Kecelakaan Kapal di Lintas Ketapang-Gilimanuk

“Pelayanan transportasi harus dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk bagi para penyandang disabilitas. Pelayanan yang diberikan harus cepat, mudah diakses, dan terjangkau,” ucap Sesjen.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan Marwanto Heru Santoso mengemukakan, workshop ini sudah dilakukan sejak tahun 2019 dan dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. 

"Tahun ini menjadi kali ketiga pelaksanaan pelatihan," kata dia.

Narasumber dalam kegiatan pelatihan tahun ini berasal dari Gerakan Aksesbilitas Umum Nasional (GAUN), yang merupakan gerakan penyandang disabilitas untuk mengadvokasi penyediaan aksesibilitas pada infrastruktur bangunan publik, sarana transportasi publik, jalur pedestrian, serta layanan ramah disabilitas sebagai wujud kesamaan hak dalam hidup berkota. 

Narasumber lainnya yaitu dari PT MRT Jakarta, yang menjadi salah satu operator transportasi yang berhasil dalam memberikan pelayanan bagi pengguna jasa berkebutuhan khusus. 

Kegiatan pelatihan ini dihadiri 31 peserta, yang merupakan para front liner/petugas pelayanan dari berbagai unsur, yakni dari unit penyelenggara pelayanan publik di lingkungan Kemenhub, BUMN/BUMD, dan swasta. (omy)