Kisah Ajaib, Bayi Dalam Mobil Sedan Selamat Meski Kedua Orangtuanya Meninggal Saat Tabrakan Maut di Balikpapan Kaltim

  • Oleh : Dirham

Jum'at, 21/Janu/2022 14:35 WIB
Mobil merah yang ditumpangi bayi selamat. Mobil merah yang ditumpangi bayi selamat.

BALIKPAPAN (BeritaTrans.com) - Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, diselimuti duka pada Jumat (21/1/2022) pagi ini. Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi dan merenggut sejumlah korban jiwa. 

Dalam video CCTV yang beredar, terlihat kecelakaan begitu brutal. Sebuah truk pengangkut kontainer melaju kencang dan menghantam sejumlah kendaraan yang tengah berhenti di lampu lalu lintas. 

Baca Juga:
Truk ODOL Dilarang 2023, Indonesia Butuh Transportasi Modern

Warga di sekitar pun panik. Mereka terlihat melakukan evakuasi para korban ke rumah sakit. Di tengah evakuasi, Nampak ada secercah harapan. Ada bayi selamat yang ditemukan di mobil Ayla warna merah. 

Sayangnya, kedua orang tua bayi itu dilaporkan sudah meninggal dunia. Dalam CCTV, mobil Ayla tersebut terlihat berada di depan truk tersebut. 

Baca Juga:
Truk Kontainer Overload Terguling di Underpass Putar Balik Dekat Pintu Tol Bekasi Barat

Mobil Ayla dengan nomor polisi KT 1887 NT itu ampak mengalami kerusakan parah di bagian belakang. Truk kontainer tersebut dilaporkan menabrak sedikitnya 6 mobil dan 14 sepeda motor yang ada di depannya. 

Kecelakaan terjadi pada jam sibuk berangkat sekolah dan kerja. Beban muatan yang berlebih dan jalan menurun diduga menjadi pemicu sehingga rem truk blong dan kemudian menghantam sejumlah kendaraan. 

Baca Juga:
Viral Video Truk ODOL Masuk Tol JORR Siang Hari, Muatan Menbludak

Diperkirakan, jumlah korban masih akan bertambah karena pendataan masih dilakukan di lapangan. 

Polri Turunkan Tim

Korps Lalu Lintas (Korlantas) turun tangan mengusut penyebab kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

"Mabes Polri akan turunkan tim TAA (traffic accident analisis) Korlantas Polri ke TKP," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat.

Menurut Dedi, pihak kepolisian dalam hal ini akan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.

"Untuk backup proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol tersebut yang mengakibatkan beberapa orang meninggal dunia," ujar Dedi.

Diduga Alami Rem Blong

Sejauh ini, kata Dedi, berdasarkan keterangan dari supir truk tersebut, kendaraan mengalami rem blong saat melintas di lampu merah Muara Rapak.

"Keterangan supir truk tronton pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong," ucap Dedi.

Pasca-kejadian itu kepolisian melakukan evakuasi kendaraan, olah tempat kejadian perkara (TKP), dan pendataan korban di rumah sakit. (ds/sumber iNews.id/Liputan6.com)