Kapal Pertamina Ekspor 150.000 Barel Minyak ke Thailand

  • Oleh : Redaksi

Jum'at, 25/Feb/2022 10:48 WIB
foto:istimewa foto:istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Kapal MT Petromax milik Pertamina International Shipping (PIS), mengekspor 150.000 barel minyak dari Blok Pangkah, Indonesia, ke Thailand, (15/02/2022). Kapal MT Petromax merupakan salah satu kapal yang dioperasikan PIS. 

Kapal berbobot 34.000 DWT telah menyelesaikan pengiriman ekspor minyak mentah dari Blok Pangkah yang dikelola oleh PT Saka Energi menuju terminal pelabuhan Koh Sichang, Thailand. Pengapalan ekspor minyak ini merupakan hasil kontrak kerja sama PIS dengan TIS Petroleum, selaku pembeli minyak dari Blok Pangkah. 

Baca Juga:
Bawa 100.000 Ton Minyak ke Rusia, Kapal Tanker Pertamina Dikepung Aktivis Greenpeace

Kapal ini dipimpin oleh Captain Ende Nurjaman dengan jumlah awak kapal 27 orang. Kapal MT Petromax menjadi kapal perdana yang digunakan PIS untuk pengapalan ekspor minyak oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) atau produsen minyak di dalam negeri. 

Arief K Risdianto, Direktur Operasi PIS, mengatakan pengapalan ekspor minyak mentah ini merupakan milestone bagi perusahaan untuk selanjutnya dapat lebih agresif menggarap pasar di luar Pertamina, yang tentu saja potensinya masih sangat besar. 

Baca Juga:
Makin Agresif, Kapal PIS Ekspor 150 Ribu Barel Minyak RI ke Thailand

“Keberhasilan MT Petromax dalam mengangkut cargo crude export sebagai bukti komitmen PIS dalam mengembangkan bisnis angkutan, tidak hanya fokus melayani angkutan crude dan BBM dalam negeri, namun juga berupaya berebut pasar angkutan di luar negeri, dengan mengedepankan services excellence dan safety first,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (24/02/2022). 

PT Pertamina International Shipping (PIS) saat ini mengoperasikan sekitar 258 unit kapal, mulai kapal ukuran Bulk Lighter (kapasitas 1.000 DWT) sampai dengan kapal Very Large Crude Carrier (kapasitas 300.000 DWT).(amt/sumber:bisnis.com)

Baca Juga:
Raih Prestasi, Kapal Pertamina International Shipping Disewa Produsen Energi Terbesar Dunia