Rusia Akui Jenderal Sukhovetsky Telah Tewas dalam Perang di Ukraina

  • Oleh : Fahmi

Sabtu, 12/Mar/2022 18:50 WIB
Andrei Sukhovetsky. Dok. Sergei Malgavko TASS Andrei Sukhovetsky. Dok. Sergei Malgavko TASS

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Rusia akhirnya mengakui kematian seorang jenderalnya dalam pertempuran di Ukraina. Seperti dilansir dari CNN Sabtu 12 Maret 2022, Pemerintah Kota Novorossiysk mengaku kematian Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky dalam perang Rusia Ukraina. 

Dalam pernyataan tersebut, pemerintah mengatakan Sukhovetsky meninggal pada 28 Februari 2022. "Ia meninggal saat melakukan misi tempur selama operasi khusus di Ukraina," tulis pernyataan resmi pemerintah Novorossiysk. 

Baca Juga:
NATO: Serangan Rudal di Polandia Bukan Serangan Rusia

Sebuah sumber militer mengatakan Mayjen Sukhovetsky telah dibunuh oleh penembak jitu Ukraina. Sukhovetsky adalah komandan jenderal Divisi Lintas Udara ke-7 Rusia dan wakil komandan Angkatan Darat Gabungan ke-41. Sejauh ini, dia merupakan tokoh Rusia paling senior yang tewas dalam konflik ini. 

Sukhovetsky lulus dari Sekolah Komando Lintas Udara Tinggi Ryazan pada tahun 1995. Sukhovetsky  memulai tugas sebagai komandan peleton sebelum naik menjadi kepala staf unit serangan udara Pengawal. 

Baca Juga:
Rakyat di 4 Wilayah Ukraina yang Dicaplok Putin Jadi Warga Rusia

Menurut laporan, dia pernah ditugaskan dalam misi di wilayah yang bersengketa, termasuk juga terlibat dalam pencaplokan Krimea. Selama hidupnya, Sukhovetsky juga dikenal sebagai seorang penerjun payung yang disegani. 

Nama Sukhovetsky juga masuk di jajaran tinggi militer karena dia pernah mengambil serangkaian posisi kepemimpinan, seperti kampanye militer Rusia di Suriah.(fh/sumber:tempo)

Baca Juga:
Bom Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan Warga di Tarakan