Polda NTB Gelar Simulasi Rekayasa Lalu Lintas di MotoGP Mandalika 2022

  • Oleh : Naomy

Kamis, 17/Mar/2022 09:25 WIB
Uji coba rekayasa lalin jelang MotoGp Uji coba rekayasa lalin jelang MotoGp

MANDALIKA (BeritaTrans.com) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) gelar simulasi rekayasa lalu lintas pengurai kemacetan kendaraan sebelum berlangsungnya ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 18-20 Maret 2022. 

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Djoni Widodo menyatakan, Operasi Mandalika II dalam rangka pengamanan MotoGP telah diberlakukan sejak Selasa 15 Maret 2022. 

Baca Juga:
DAMRI Kembangkan Layanan KSPN Menuju Sirkuit Mandalika Dan Wilayah Sekitarnya

"Hari ini kita laksanakan latihan simulasi untuk melihat kelancaran alur penonton," kata Komisaris Besar Polisi Djoni Widodo, Rabu (16/3/2022).

Dalam simulasi ini, ada dua bus yang membawa ratusan penonton dari eks Bandara Selaparang dan Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid (Bizam).

Baca Juga:
Jokowi Prediksi Calon Pemudik 79 Juta Orang: Kerjakan Vaksinasi, Jangan Bandingkan dengan MotoGP!

Penonton yang baru turun dari pesawat di Bandara Nizam akan naik shuttle bus menuju Mandalika. 

Diharapkan ini bisa menjadi gambaran  agar dapat mengetahui pada saat gelaran MotoGP berlangsung.

Baca Juga:
Sukses Layani Mobilitas MotoGP di Mandalika, DAMRI Raih Peningkatan Penumpang

"Nanti di Pos Bizam akan ada posko penyekatan. Di situlah akan dipisahkan penonton berdasarkan jenis tiket," ujar Kombes Pol Widodo.

Contohnya untuk kendaraan dengan stiker A,B,C,D, E, F, G dan H itu akan di arahkan ke bypass menuju parkir timur. 

Selanjutnya, penonton akan melakukan verifikasi tiket di parkir timur, dan langsung menuju gate- gate sesuai dengan jenis tiketnya.

Sedangkan untuk kendaraan dengan stiker I, J dan K akan diarahkan ke wilayah Sengkol menuju parkir barat. Dari parkir barat, mereka akan melakukan verifikasi tiket, dan langsung menuju gate 3. 

"Kita akan hitung nanti ketika verifikasi tiket itu berapa waktu yang dibutuhkan untuk satu orang. Apakah benar yang disampaikan oleh EO bahwa untuk verifikasi tiket itu tidak sampai satu menit," kata Kombes Pol Widodo.

Dengan simulasi ini akan diketahui berapa waktu yang dibutuhkan saat penonton melakukan verifikasi tiket. 

Terlebih nantinya akan ada sekitar 60 ribu lebih penonton yang akan menyaksikan gelaran MotoGP Mandalika.

"Jangan sampai nanti penonton sudah datang pagi hari, tapi belum terlayani, sehingga akan membuat keterlambatan penonton menuju gate- gate untuk nonton," ujarnya.

Dia berharap agar para penonton bisa mengetahui berbagai informasi yang telah dikeluarkan oleh panitia. Salah satunya adalah memahami kategori kelas tiket yang dimiliki. 

"Saya juga berharap agar para penonton mematuhi aturan lalu lintas, sehingga keamanan, kelancaran dan keselamatan berlalu lintas bisa berjalan dengan aman dan kondusif," tutup dia. (omy)