Menparekraf Apresiasi Kolaborasi Multi Pihak dalam Kesuksesan MotoGP Mandalika

  • Oleh : Naomy

Senin, 21/Mar/2022 10:18 WIB
MotoGP, Mandalika MotoGP, Mandalika

 

LOMBOK TENGAH (BeritaTrans.com) - Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika 2022) dinilai sukses berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. 

Baca Juga:
Pernah Ngegas di Sirkuit Mandalika, Ternyata Kilometer Motor Jokowi Baru Segini

Pembalap Red Bull KTM, Miguel Oliveira, berhasil meraih podium pertama setelah menjadi yang tercepat dalam 20 lap dengan catatan total waktu 33 menit 27,223 detik. 

Sementara peringkat kedua dan ketiga masing-masing ditempati Fabio Quartararo dan Johan Zarco. 

Baca Juga:
Pebalap MotoGP Morbidelli Ketinggalan Pesawat, Aipda L Dwi Prayitno Sang Penolong

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yang menyaksikan langsung event balap motor kelas dunia ini mengapresiasi keberhasilan, yang merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. 

Mulai dari kementerian/lembaga, industri, dan pihak-pihak lainnya termasuk dukungan masyarakat.

Baca Juga:
Usai MotoGP, Sirkuit Mandalika Mulai Dilirik Penyelenggara Balap Dunia

"Setelah kita mempersiapkan hampir dua tahun, MotoGP Mandalika ini yang sudah ditunggu-tunggu masyarakat sebagai kebangkitan ekonomi dan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif serta penciptaan lapangan kerja," tutur Menparekraf Sandiaga Uno di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Ahad (20/3/2022) malam. 

Dia berharap keberhasilan ini membawa keberkahan bagi semua pihak. Terbukti bahwa kebijakan pemerintah untuk mendatangkan MotoGP Mandalika 2022 tepat dari segi dampak yang dihasilkan.

Terutama memulai transisi menuju kehidupan pascapandemi. 

"Saya teringat salah satu kepala desa, kemarin saya juga bicara dengan Pak Haji Salamiah (salah seorang pemilik homestay/sarhunta di kawasan Kuta, Mandalika)," ungkapnya. 

Selama 40 tahun dia hidup di kawasan Mandalika belum pernah begitu banyak orang yang datang, begitu penuh hotel terisi, begitu banyak transportasi tersewa, terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja. 

Bahkan, lanjut Sandiaga, ada salah satu pengemudi taksi online yang pagi-pagi tadi sudah mendapat penghasilan memuaskan lebih dari Rp1,8 juta.  

"Ini luar biasa dampaknya dan ke depan akan kita terus perbaiki sehingga event-event selanjutnya akan lebih lancar, lebih bermanfaat. Saya mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu terselenggaranya MotoGP ini," kata dia. 

Apresiasi akan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022 diungkapkan Sandiaga juga datang dari para riders yang beraksi. Tidak hanya tentang sirkuit, tapi bagaimana keramahan masyarakat yang sejatinya menjadi salah satu keunggulan Indonesia. 

"Hampir semua tanggapan positif tentang keramahtamahan kita. Tadi (Miguel) Oliviera mengatakan bahwa dia teringat keramahtamahan dari staf hotel tempat dia tinggal. Jadi ini terbukti bahwa pelatihan yang kami lakukan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama sumber daya manusia sudah membuahkan hasil," kata Sandiaga.  

Secara keseluruhan, dia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak terutama teman-teman media dan seluruh rakyat Indonesia yang sudah mendoakan dan ikut membantu pelaksanaan MotoGP," kata Sandiaga. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani; dan Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya.

Kemudian Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu; Deputi Bidang Produk Kreatif dan Ekonomi Digital Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam; Staf Ahli Bidang Inovasi dan Kreativitas Kemenparekraf/Baparekraf, Joshua Simanjuntak; Direktur Event Nasional dan Internasional, Kemenparekraf/Baparekraf Dessy Ruhati; serta Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, I Gusti Ayu Dewi Hendriyani. (omy)