Kotak Hitam Kedua Boeing 737-800 China Eastern Airlines Ditemukan

  • Oleh : Redaksi

Jum'at, 25/Mar/2022 22:40 WIB


BEIJING (BeritaTrans.com) - Kotak hitam kedua pesawat Boeing 737-800 China Eastern Airlines MU5735 yang jatuh awal pekan ini telah ditemukan, Jumat (25/3).

Penemuan itu diungkapkan pihak berwenang melalui kantor berita pemerintah, Xinhua, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga:
Tabrakan Libatkan Pesawat Boeing 777-300ER dan Boeing 737-800 Biman Bangladesh Airlines di Hanggar Bandara

Meski begitu, belum ada rincian terkait penemuan terbaru ini. Sebab, publikasi yang dikelola regulator penerbangan China tak lama menghapus unggahan berita soal penempuan kotak hitam kedua tersebut dari platform media sosial resminya.

Pihak berwenang telah lebih dulu menemukan perekam suara kokpit MU5735 yang merupakan satu dari dua kotak hitam pesawat.

Baca Juga:
Kegagalan Sistem Pitot-Statis Dituding Jadi Penyebab Menukik Tajamnya Pesawat Boeing 737-800 Malaysia Airlines

Tim SARChina mengungkapkan kondisi kotak hitam pesawat China Eastern Airlines yang berhasil ditemukan di dekat Kota Wuzhou, Guangxi.

Pejabat Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) mengatakan perangkat tersebut dalam kondisi rusak parah. Dia juga mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi terkait kotak hitam tersebut.

Baca Juga:
China Eastern Airlines Masih Grounded 108 Pesawat Boeing 737-800

Terkuak salah satu black box yang ditemukan SAR merupakan Perekam Data Terbang (FDR) yang berisi data-data kecepatan, posisi, hingga ketinggian pesawat. (Xu Dong/Xinhua via AP)

"Kami menemukan kotak hitam di tempat kejadian tetapi kotak hitam ini telah rusak parah di bagian luar, sehingga tim investigasi di garis depan masih memastikan apakah itu perekam data penerbangan atau perekam suara kokpit," kata kepala penyelidikan pesawat di CAAC, Mao Yanfeng dalam jumpa pers, Rabu (23/3).

Mao menyebutkan, sebagian besar badan jet hancur saat ditemukan. Ia menduga, badan jet Boeing 737-800 tersebut hancur akibat benturan.

Mao juga mengatakan tim penyelamat sempat terhambat saat melakukan pencarian korban dan kotak hitam. Hal itu lantaran hujan deras mengguyur lokasi dan diperkirakan akan berlangsung selama sepekan.

Sebelumnya, pada Senin (21/3), jet Boeing 737-800 dilaporkan jatuh dari ketinggian jelajah tepat sebelum pesawat itu mendarat. Data FlightRadar24 menunjukkan jet itu jatuh dengan kecepatan 31.000 kaki per menit atau setara dengan ketinggian gedung 50 lantai setiap detik.

Saat itu, cuaca di sepanjang jalur penerbangan disebut tak menimbulkan bahaya bagi pesawat. Pengawas udara pun juga dilaporkan berkomunikasi dengan baik usai pesawat lepas landas dan sebelum pesawat turun.