Roda Kemudi Patah Truk Kontainer Oleng Jebol Pagar Besi Hantam Kantor Kades dan Sekolah TK

  • Oleh : Taryani

Senin, 28/Mar/2022 16:02 WIB
Truk kontainer oleng ke kiri. Mula-mula menjebol pagar besi lalu menghantam Kantor Kepala Desa Sukalila dan Taman Kanak-Kanak. (Foto:iNews.) Truk kontainer oleng ke kiri. Mula-mula menjebol pagar besi lalu menghantam Kantor Kepala Desa Sukalila dan Taman Kanak-Kanak. (Foto:iNews.)

INDRAMAYU (BeritaTrans.com) -   Truk kontainer melaju dari arah Cirebon ke Jakarta mendadak oleng ke kiri dan menjebol  pagar besi kemudian menghantam Kantor Kepala Desa dan Taman Kanak-Kanak di Jalur Pantura Desa Sukalila, Jatibarang, Indramayu, Jabar, Senin (28/3/2022) siang. 

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah itu. Kecuali sopir truk  yang masih diidentifikasi namanya mengalami luka serius dan dievakuasi ke Rumah Sakit Islam  Zam Zam Jatibarang.  

Baca Juga:
Tiga Truk Tabrakan di Jalur Pantura Indramayu, Dua Tewas dan 2 Lainnya Luka-luka

Kecelakaan lalu-lintas tersebut terjadi di Desa Sukalila, Kecamatan Jatibarang, Kabaupaten Indramayu, Jawa Barat. 
Truk awalnya terlihat  melaju cukup kencang dari arah Cirebon menuju Jakarta. Sesampai di TKP tiba-tiba oleng  ke kiri dan  menerobos pagar besi terus menghantam Kantor Kepala Desa Sukalila dan bangunan Taman Kanak Kanak yang berada di tepi jalan Pantura.

Kecelakaan itu dipicu oleh kurangnya hati-hati sopir setelah terjadi kerusakan pada roda kemudi. 

Baca Juga:
Truk Kontainer Tabrak 5 Motor dan 1 Sedan, Seorang Tewas

"Sudah dikonfirmasi ke sopirnya kecelakaan ini akibat bagian stir patah sehingga hilang kendali. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya sopir luka ringan," kata Kepala Desa Sukalila, Suparno.

Hingga saat ini, petugas kepolisian Unit Lakalantas Satlantas Polres Indramayu masih menyelidiki kecelakaan itu. 

Baca Juga:
Pengalaman Penumpang Naik Bus Demba Bhinneka, Berebut Naik dan Rela Berdiri dari Indramayu hingga Jakarta

Setelah kejadian itu aktivitas Perangkat Desa bersama Kepala Desa dan Taman kanak Kanak  terganggu lantaran dua bangunan rusak cukup parah. (tr/Sumber:iNews.Jabar)