Kepala BPSDMP Dorong Lulusan PIP Semarang Terus Tingkatkan Kompetensi

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 03/Jun/2022 23:24 WIB
Lilusan Diklat POP Semarang Lilusan Diklat POP Semarang

 

SEMARANG (BeritaTrans.com) -  Indonesia memiliki potensi sumber daya maritim yang sangat besar, oleh sebab itu Pemerintah memiliki misi menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat dan makmur sehingga menjadi poros maritim dunia. 

Baca Juga:
Buka Rakornis, Kepala BPSDMP Ingatkan Pentingnya Kampus Harus Inovatif

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Djoko Sasono, saat memimpin Upacara Penutupan Diklat Peningkatan Pelaut Tingkat I, IV, dan V di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Jumat (3/6/2022).

Temanya "Lulusan Diklat Peningkatan Kompetensi Kepelautan PIP Semarang Sesuai Dengan STCW 2010 Beserta Amandemennya Siap Bergerak Maju Mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia".

Baca Juga:
BPSDMP Dorong Kampusnya Tingkatkan Recovery Usai Pandemi

Djoko mengungkapkan, tema yang diusung kali ini bertujuan mewujudkan visi pemerintah Indonesia yang terus berupaya meningkatkan kualitas SDM yang unggul di bidang pelayaran sesuai dengan STCW 2010 beserta amandemennya.

"Momentum Indonesia Emas 2045 adalah masa kejayaan Indonesia. Banyak ahli memprediksi di tahun 2045 nanti Indonesia akan menjadi empat negara besar dunia bersama China, Amerika dan India. Diperkirakan oleh banyak ahli, Indonesia akan memiliki tingkat kecerdasan yang luar biasa," urainya.

Baca Juga:
Kepala BPSDMP: Taruna Harus Cekatan, Enerjik, Nyali, Inspiratif Inovatif, dan Lentur

Pada momentum Indonesia Emas 2045 nantinya para lulusan ini akan menjadi pelaku dalam mewujudkannya, oleh sebab itu diperlukan keteguhan dan dedikasi tinggi. 

"Pendidikan yang saudara selesaikan ini hendaknya menjadi pendorong dan pemicu semangat senantiasa mengembangkan diri meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta memupuk sikap profesional," ungkapnya.

Kondisi global yang saat ini dialami penuh ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 yang belum berakhir serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi menuntut setiap orang harus mampu menyesuaikan diri.

"Kondisi ini hendaknya menjadi bekal kita dalam meningkatkan kinerja di masa yang akan datang salah satunya dengan pendidikan dan kompetensi yang terus ditingkatkan dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang ada," tambahnya.

Transportasi laut menurut Djoko, saat ini telah berkembang pesat, sejalan dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, pembangunan pelabuhan meningkatkan layanan logistik yang juga diharapkan mampu mewujudkan pemerataan pembangunan ekonomi, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Untuk mengembalikan identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, Pendidikan merupakan salah satu upaya kita untuk berkarya dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara. Dalam hal ini, BPSDM Perhubungan melalui Perguruan Tinggi di lingkungannya secara terus menerus meningkatkan kapasitas maupun kualitas sistem pendidikan dan pelatihan kepelautan baik tenaga pengajar maupun fasilitas pembelajaran.

Djoko mengucapkan selamat berjuang dan semoga sukses kepada para lulusan.

"Akhirnya saya ucapkan selamat bertugas kepada saudara sekalian. Bakti saudara telah dinanti. Mari bersama bangun negeri untuk Indonesia Maju", tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur PIP Semarang, Capt. Dian Wahdiana, dalam laporannya menyampaikan, total jumlah lulusan sebanyak 85 orang yang terdiri dari 12 orang lulusan dari Program Studi Ahli Nautika Tingkat I, 17 orang lulusan Program Studi Ahli Teknika Tingkat I, 23 orang lulusan Program Studi Ahli Nautika Tingkat IV.

17 orang lulus Program Studi Ahli Teknika Tingkat IV, 11 orang lulusan Program Studi Ahli Nautika Tingkat V, dan 5 orang lulusan Program Studi Ahli Teknika Tingkat V. (omy)