Waduh! Bus Pariwisata Bawa Rombongan SDN Sayang Jatinangor Nyemplung Jurang di Tasik

  • Oleh : Bondan

Sabtu, 25/Jun/2022 16:36 WIB
Kecelakaan yang melibatkan satu unit bus pariwisata terjadi di Jalan Raya Rajapolah, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/6/2022) dini hari. Foto: istimewa. Kecelakaan yang melibatkan satu unit bus pariwisata terjadi di Jalan Raya Rajapolah, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/6/2022) dini hari. Foto: istimewa.

TASIKMALAYA (BeritaTrans.com) -- Kecelakaan yang melibatkan satu unit bus pariwisata terjadi di Jalan Raya Rajapolah, Desa Manggungsari, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/6/2022) dini hari.

Bus pariwisata City Trans Utama, dengan nopol B 7701 TGA tersebut masuk ke jurang. Akibat kecelakaan itu, tiga orang meninggal dunia, dan 56 orang mengalami luka-luka.

Baca Juga:
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Alami Kecelakaan Mobil, Begini Kondisinya

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, bus yang mengalami kecelakaan dikemudikan Dedi Kurnia Ilahi. Adapun rombongan penumpang yang dibawa berasal dari SDN Sayang Jatinangor.

"Rombongan pelajar SDN Sayang Jatinangor," ujar AKBP Aszhari.

Baca Juga:
Mobil Rombongan Menteri Pertanian Kecelakaan Beruntun di Tol Jombang

Aszhari mengatakan, total penumpang ada 59 orang. Dugaan sementara, kecelakaan akibat sopir mengantuk. Sehingga sang sopir tak mampu mengendalikan kendaraan yang dikemudikannya.

Bus yang melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya itu oleng ke kiri dan masuk ke jurang sebelum akhirnya mobil terguling ke samping di dasar sungai. Ketinggian dari badan jalan sekitar 10 meter.

Baca Juga:
Pengendara Sepeda Motor Meninggal Usai Terlindas Bus Pariwisata di Matesih Karanganyar

"Pengakuan sementara pengemudi dalam keadaan mengantuk sehingga kendaraan tersebut hilang kendali mengarah ke kiri kemudian terperosok ke dalam jurang sedalam kurang lebih 10 meter," kata Aszhari.

Dari seluruh korban berhasil dievakuasi. Korban luka berat dan meninggal dunia langsung dibawa ke RSUD dr Sorkardjo, sedangkan korban luka ringan ada yang dibawa ke Puskesmas Jamania dan Rajapolah. (dn/sumber: detik.com)