BPSDMP Gelar Diklat DCTP bagi Negara Selatan-Selatan Triangular

  • Oleh : Naomy

Selasa, 05/Jul/2022 09:22 WIB
Kepala BPSDMP Kepala BPSDMP

BALI (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) bersama dengan International Civil Aviation Organization (ICAO) kembali gelar Developing Countries Training Programme (DCTP) 2022. 

Kegiatan yang dilaksanakan merupakan Fellowship Training untuk Kerja sama Selatan-selatan Triangular (KSST). 

Baca Juga:
Sekretaris BPSDMP Tekankan Pentingnya Kemampuan Koordinasi

Saat memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan, Kepala BPSDMP, Djoko Sasono mengatakan, pada tahun 2021, Indonesia telah menandatangani Fellowship Training dengan ICAO dalam rangka Indonesia – ICAO DCTP selama tiga tahun, mulai tahun 2021 hingga 2023. 

Program ini untuk mendukung kampanye “No Countries Left Behind”

Baca Juga:
Poltektrans SDP Palembang Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pengelolaan Transportasi Ramah Lingkungan

“Melalui kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan, keselamatan, dan layanan pada industri penerbangan,"  ungkapnya.

Terdapat tiga training yang diberikan pada DCTP tahun ini diantaranya adalah CORSIA Verification, Training Managers Course dan Air Cargo Management. 

Baca Juga:
Kepala BPSDMP: Taruna Harus Cekatan, Enerjik, Nyali, Inspiratif Inovatif, dan Lentur

Kegiatan pelatihan fellowship ini akan dilaksanakan dengan dua metoda yakni tatap muka dan virtual.  

“Ada153 orang peserta dari 57 negara yang mendaftar dan yang berhasil lulus seleksi administrasi sebanyak 46 orang dari 37 negara dalam pelatihan tahun ini," ungkapnya.

Pelatihan ini sendiri dilaksanakan Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara (PPSDMPU) melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug.

Selanjutnya Djoko juga mengungkapkan bahwa minggu lalu PPSDMPU mendapatkan  Platinum Training Center of Excellence (TCE) ICAO TrainAir Plus, untuk penyelenggaraan pelatihan dibawah TrainAir Plus dari Sekretaris Jenderal ICAO pada Simposium Dukungan Implementasi Global ICAO di Istanbul, Turki.

“Selain itu Indonesia juga mendapat penghargaan sebagai negara yang paling banyak menyelenggarakan program pelatihan mandatory ICAO melalui ruang kelas virtual selama masa pandemi Covid-19, dari tahun 2020 hingga 2021," ujar dia.

Ucapan terima kasih disampaikannya Kepada Sekretaris Jenderal ICAO atas kepercayaannya kepada BPSDMP untuk menyelenggarakan program pelatihan ini dengan sukses.

Melalui kolaborasi dan dukungan ICAO di masa mendatang serta melalui berbagai pelatihan diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM di bidang penerbangan wilayah regional dan global.

"Selamat mengikuti pelatihan bagi seluruh peserta Developing Countries Training Programme (DCTP) 2022," pungkasnya.  (omy)