Tug Boat Kandas di Perairan Selat Riau, Pangkalan PLP Tanjung Uban Berhasil Mengevakuasi

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 05/Agu/2022 10:28 WIB
Tim PLP Tanjung Uban Tim PLP Tanjung Uban

 

TANJUNG UBAN (BeritaTrans.com) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban berhasil mengevakuasi Kapal Tug Boat (TB) Sumber Jaya Alam yang kandas di karang galang Perairan Selat Riau, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga:
Patroli Pangkalan PLP Tanjung Uban Awasi dan Periksa Kapal Tubrukan di Perairan Utara Nongsa Batam

Kepala Pangkalan PLP kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi dari Batam VTS terkait insiden tersebut.

"Kami langsung menerjunkan kapal patroli KN. 547 dan Rescue Team Pangkalan PLP kelas II Tanjung Uban untuk mengevakuasi TB. Sumber Alam dengan gandengan Tongkang Sanjaya 1801 yang mengalami kandas tersebut," ungkapnya, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga:
Pangkalan PLP Tanjung Uban Evakuasi 2 Kapal Rusak Mesin di Perairan Batam

Sebelumnya pada Rabu 3 Agustus 2022 pukul 14:00 WIB Tug Boat SJA dengan gandengan Tongkang Sanjaya 1801 itu bertolak dari galangan Boston Tanjung Uncang Batam menuju Samarinda.

Keesokan harinya sekira pukul 03:00 WIB  di perairan Selat Riau posisi GPS 01°09,622 N / 104°11,260 E kapal mengalami tekanan angin kencang dari arah Timur, sehingga tidak mampu untuk olah gerak melawan tekanan angin. 

Baca Juga:
Pangkalan PLP Tanjung Uban Berhasil Evakuasi Kapal Asing Kandas di Pulau Sambu Batam

"Hal ini mengakibatkan kapal terbawa ke arah karang Galang Perairan Selat Riau," lanjut Capt Handry.

Dari hasil pemeriksaan KN. 547 bersama TIM Rescue, tidak ditemukan kerusakan maupun kebocoran terkait kandasnya Kapal TB SJA dengan Tongkang Sanjaya 1801 dan seluruh ABK dalam keadaan baik. 

Selanjutnya pada hari ini pukul 02:45 WIB TB Gema WD di Perairan Karang Galang sebelah utara memberi bantuan yaitu melakukan proses pasang tali towing menarik TB SJA.

"Pukul 03:00 WIB TB SJA berhasil lepas dari posisi kandas dan melanjutkan pelayaran menuju pelabuhan terdekat," imbuhnya.

Kemudian TB SJA melakukan lego jangkar di Perairan Kabil dan dilakukan penyelaman guna pengecekan kondisi lunas bawah air. (omy)