Ada Kenaikan Tarif, Penumpang Bus di Terminal Bekasi Tetap Ramai

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 07/Sep/2022 13:15 WIB
Bus melaju akan berangkat dari Terminal Induk Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/9/2022). Bus melaju akan berangkat dari Terminal Induk Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (7/9/2022).

BEKASI (BeritaTrans.com) - Keberangkatan bus di Terminal Induk Kota Bekasi, Jawa Barat tetap normal pada Rabu (7/9/2022). Pada pemberlakuan tarif BBM terbaru yang ditetapkan Pemerintah, sejumlah agen mulai menaikkan harga tiket bus.

Penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) terus berdatangan ke terminal tersebut untuk diberangkatkan ke sejumlah daerah mulai Rabu pagi. 

Baca Juga:
Apindo Minta Pemerintah Tinjau Kembali Kenaikan Tarif Tol Pekanbaru-Dumai, Ini Alasannya!

Di kios loket terlihat banyak penumpang sudah menanti akan kedangan bus yang akan berangkatkan mereka. Penumpang terlihat membawa banyak barang bawaan untuk diangkut dengan bus. 

"Alhamdulillah kita penumpang ada saja walau tiket sudah naik," ujar petugas tiketing di situ Eko. 

Baca Juga:
Tarif Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan MBZ akan Segera Naik

Eko mengatakan, beberapa penumpang juga ada yang minta tawar harga tiket yang sudah ditentukan. Eko merasa hal itu juga dirasa wajar, karena penumpang terkejut dengan harga baru yang berlaku saat ini.

"Orang-orang engggak ngerti kalau harga tiket naik, ya mereka minta kurangin harganya, mau enggak mau, kita kekrurang KP," kata Eko.

Baca Juga:
Tarif Tol Serpong - Cinere Naik Per 21 Februari 2024, Tiap Kendaraan harus Bayar Segini!

Bukan hanya penumpang bus ke Jawa yang diurusin Eko mengalami hal serupa. Beberapa agen tujuan Sumatera yaitu Padang menyebutkan banyak penumpang yang sudah memesan tiket pada jauh-jauh hari sebelum kenaikan harus menambah lagi biaya selisih kenaikan. 

"Kita juga ada yang sudah pesan dengan harga lama, tapi sudah naik begini ya kita bilang pelan-pelan kalau harus tambah biaya. Kan sudah naik kita dari atasan (perusahaan)," ujar agen Cucu. 

Pada pemberlakuan tarif baru yang terjadi di Terminal Bekasi, suasana keberangkatan tetap ramai, karena masyarakat membutuhkan moda transportasi untuk tetap berpergian. Beberapa penumpang juga mengeluhkan dengan adanya tarif baru tersebut.

"Sebenarnya berat sih ya harga tiket jadi naik begini, mau gimana lagi mereka juga kan musti beli solar. Solarnya naik," kata salah satu penumpang Leni.

Leni mangatakan dia biasanya untuk tujuan ke Padang membeli tiket di harga Rp450 ribu, kini harus membayar dengan harga Rp550 ribu. Kenaikan terjadi sebesar Rp100 ribu.

Kenaikan bus AKAP di terminal tersebut berkisar mulai Rp20 ribu sampai Rp100 ribu. Kenaikan sudah terjadi semenjak sehari setelah pemberlakuan tarif BBM terbaru yang ditetapkan Pemerintah. (fhm)