KKP Kawal Ekspor 1.000 Lintah Hidup Masuk Pasar Malaysia

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 23/Sep/2022 10:38 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

BENGKULU (BeritaTrans.com) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sukses mengawal ekspor 1.000 Lintah Hidup (Hirudo medicinalis) ke Malaysia. Ekspor perdana komoditas ini dilakukan oleh Sultan Lintah, UKM asal Bengkulu yang berhasil membangun pangsa pasar lintah dengan buyer dari Malaysia.

"Ini komoditas unik dan ternyata pasarnya ada, tentu ekspor perdana ini menunjukkan potensi dan peluang Indonesia," kata Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Bengkulu, Sugeng Prayogo di kantornya, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga:
KKP Raih 2 Penghargaan Pada Bhumandala Award BIG

Sebelum dikirim ke Negeri Jiran, Sugeng menyebut jajaran BKIPM Bengkulu telah menerbitkan sertifikat Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) hingga bisa diterima di Malaysia.

"Tentu kita lakukan pengecekan kualitas dan mutu produk sebelum dikirim agar tidak terjadi penolakan di negara tujuan. Dan Alhamdulillah, lintah hidup sudah dikirim Rabu kemarin," tuturnya.

Baca Juga:
Benda Muatan Kapal Tenggelam Tidore Dorong Wisata Bahari

Sugeng berharap ekspor ini menjadi langkah awal yang baik bagi Provinsi Bengkulu untuk dapat memasarkan produk-produk Bengkulu  ke luar negeri. Dia pun mendorong agar pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan menjaga sekaligus meningkatkan ekspor tersebut.

"Langkah selanjutnya tentunya adalah bagaimana kita meningkatkan jumlah ekspor dan memperluas pasar," sambungnya.

Baca Juga:
KKP Promosikan Keindahan Bawah Laut Tidore melalui UPC

Sebagai informasi, ekspor ini terwujud dari hasil kerja keras dan sinergitas bersama Bea Cukai Bengkulu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bengkulu, Maskapai Garuda Indonesia dan Angkasa Pura II Bengkulu. Seremoni ekspor perdana lintah hidup dilaksanakan di cargo bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. (Fhm)