Serikat Pekerja Pertamina UPMS III Edukasi Masyarakat melalui Seminar Energi Nasional

  • Oleh : Ahmad

Kamis, 29/Sep/2022 11:36 WIB
foto:istimewa/pertaminajawabarat foto:istimewa/pertaminajawabarat

BANDUNG (BeritaTrans.com) - SPP UPMS III (Serikat Pekerja Pertamina UPms III) telah menyelenggarakan Seminar Energi Nasional dengan tema "Implikasi Kebijakan Energi Terhadap Kedaulatan dan Ketahanan Ekonomi."

Baca Juga:
Buruh Demo di Dua Titik di Bekasi Tolak Kenaikan BBM

Ketua Umum SPP UPms III, Aryo Wibowo membuka sambutan dengan memberikan perspektif terkait kondisi yang dirasakan oleh masyarakat saat ini. “Besar harapan agar seluruh partisipan mampu bergerak sebagai pejuang energi demi mewujudkan Kedaulatan Energi Nasional,” ujarnya.

Seminar ini menghadirkan narasumber pakar ketahanan nasional, pakar ekonomi, pakar  energi dan aktivis energi nasional. Antara lain adalah Dr. M. Rizal Taufikurahman dari INDEF, Harsono Budi Santoso selaku Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Pertamina Patra Niaga, Presiden FSPPB Arie Gumilar dan aktivis energi Ugan Gandar.

Baca Juga:
Tidak Hanya Tolak BBM, Demo Buruh di Kantor Walikota Bekasi Juga Tuntut Ini

Seminar Energi Nasional ini diadakan untuk membuka wawasan masyarakat, khususnya mahasiswa terkait dinamika pengelolaan sektor hilir migas serta mengelaborasi berbagai fenomena ekonomi dan dampaknya terhadap kedaulatan energi dan ekonomi.

Pada pidato pembukaan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jawa Barat Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI -  Mayjen TNI (Purn) Deni K Irawan menyampaikan bahwa, "Energi merupakan soko guru. Bumi dan kekayaan alam beserta isinya harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan bangsa ini." Ia juga menjelaskan pentingnya peran instansi dan masyarakat mengantisipasi dampak gejolak dunia, dengan berpegang pada empat konsensus dasar negara, yaitu UUD 1945, Pancasila.

Baca Juga:
Kekurangan Sopir Truk BBM, BP Tutup Sejumlah SPBU

Analisis dan perspektif yang dipaparkan oleh pemateri seminar mampu memunculkan berbagai pertanyaan dari para peserta. Sehingga sesi diskusi yang disajikan dalam seminar mampu menghilangkan asumsi liar yang tidak didasari dengan fakta. Tugas penting Pertamina dalam menjaga Kedaulatan Energi Nasional secara jelas disampaikan oleh Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumelar. Meskipun di sisi lain banyak kebijakan yang justru menyulitkan Pertamina.

Pada pembahasan aspek geopolitik dalam pengelolaan energi, Ugan menyinggung revisi UU Migas No. 22 tahun 2001 yang hingga kini belum kunjung direvisi. Padahal pada tahun 2012 telah dilakukan uji materil terhadap UU Migas dan dikabulkan sebagian oleh Mahkamah Konstitusi.

Seminar Ini juga dihadiri oleh Pekerja Pertamina, Anggota Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas, Anggota Dewan Energi Mahasiswa (DEM) berbagai region, Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa se-Bandung Raya, Serta Mahasiswa Seluruh Indonesia yang hadir secara online.

Selain Seminar Energi, SPP UPms III juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam menulis karya ilmiah, poster dan podcast yang bertemakan tentang Kebijakan Subsidi BBM di Indonesia, Kedaulatan Energi di Indonesia & Monitoring Implementasi subsidi tepat.

Serangkaian acara yang telah diselenggarakan oleh SPP UPms III telah berhasil meningkatkan animo masyarakat terutama pemuda untuk meneruskan perjuangan kedaulatan energi nasional dan kesadaran untuk menyikapi segala kondisi secara kritis dan bijak.(ahmad)