Perkuat Entitas Penyuluh Perikanan, KKP Luncurkan SIMLATLUH

  • Oleh : Redaksi

Jum'at, 13/Janu/2023 09:52 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

BANYUWANGI (BeritaTrans.com) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) perkuat entitas penyuluh perikanan dengan Sistem Informasi Manajemen Pelatihan dan Penyuluhan atau SIMLATLUH Kelautan dan Perikanan.

"Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) telah melakukan terobosan pengendalian kinerja penyuluh perikanan berbasis IT (Information and Technology), melalui Integrated Human Resources Intelligent Platform yang disebut dengan SIMLATLUH Kelautan dan Perikanan," ujar Kepala BRSDM KP, I Nyoman Radiarta.

Baca Juga:
Kementerian-KP Siapkan Strategi Pegembangan SDM Sektor Kelautan dan Perikanan

Hal tersebut disampaikan Nyoman pada acara Pembinaan Kinerja Penyuluhan Perikanan Tahun 2023, yang diselenggarakan Pusat Pelatihan dan Penyuluhan (Puslatluh) KP di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, 11 Januari 2023.

Melalui SIMLATLUH KP, Nyoman berharap aplikasi ini ke depannya menjadi alat bantu berbasis sistem yang selain mampu mengendalikan kinerja penyuluh perikanan, juga mampu menghasilkan strategi dan model kebijakan yang sesuai untuk diterapkan guna mencapai tujuan dari KKP. SIMLATLUH sendiri dapat diakses oleh penyuluh perikanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia melalui laman simlatluh.kkp.go.id.  

Baca Juga:
Kementerian-KP Perkuat Produk Hukum Pendukung Kebijakan Ekonomi Biru

"Penyuluh Perikanan memiliki peran strategis dalam menyukseskan program-program prioritas KKP yang digaungkan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono, program BRSDM KP, serta program pemerintah daerah setempat. Untuk itu, diperlukan koordinasi dan sinergi antara pusat dengan para penyuluh perikanan dan Pemda (pemerintah daerah) untuk memperkuat entitas penyuluh perikanan dengan trasformasi sistem Penyuluhan Perikanan, agar dapat menjawab berbagai tantangan dari permasalahan pelaku utama dan usaha perikanan," terang Nyoman.

Di samping itu, pihaknya juga berbangga hati atas pencapaian penyuluh perikanan di tahun 2022. Nyoman pun mendorong seluruh penyuluh perikanan untuk dapat menjadi 'champion' di wilayah kerjanya. Pihaknya juga memberikan kesempatan dan kemudahan kepada para penyuluh perikanan untuk meningkatkan jenjang pendidikannya melalui sinergi dengan Pusat Pendidikan KP.

Baca Juga:
Kementerian-KP dan Pemda DIY Musnahkan Belasan Ikan Invasif Berbahaya

Dalam laporannya, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan KP, Lilly Aprilya Pregiwati, menerangkan capaian penyuluh perikanan di tahun 2022, di mana terdapat 47.181 kelompok yang disuluh, dari target 45.000 kelompok; 4.029 kelompok yang dibentuk dari target 3.000 kelompok; dan 1.972 kelompok yang dinaikkan kelasnya, dari target 1800 kelompok.

"Penyuluh Perikanan sebagai wakil KKP di lapangan dan garda terdepan pembangunan KP memiliki peran penting dalam mendampingi dan mendukung pelaku utama dan usaha KP. Untuk itu penyuluh perikanan diharapkan dapat mencerahkan (enlightening); memperkaya (enrichment) pelaku utama dan usaha KP dengan informasi iptek, akses permodalan, akses pemasaran dan akses sumber daya lainnya; serta memberdayakan (empowerment) pelaku utama dan pelaku usaha KP," harap Lilly.

Untuk memantapkan kinerja tugas para penyuluh perikanan, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan dialog dengan Jajaran Dinas KP Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota serta Koordinator Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Perikanan berkinerja sangat  baik di Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sinergi dan integrasi pembangunan kelautan dan perikanan melalui dukungan penyuluhan perikanan di Provinsi Jawa Timur, serta menggali masukan pemantapan pengembangan SDM KP.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gresik dan Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan, pun menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbantu dengan kinerja penyuluh perikanan dan berharap sinergitas dengan pusat dapat terus terlaksana dengan baik, mengingat Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki kawasan laut hampir empat kali luas daratannya dengan garis pantai kurang lebih 2.916 km. Sumber daya ikan yang melimpah di laut juga pembudidayaan ikan di darat terbukti mampu menopang ketahanan pangan masyarakat. 

Acara ini turut menghadirkan Aba Subagja selaku Asisten Deputi Perancangan Jabatan, Perencanaan, dan Pengadaan SDM Aparatur dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk menyampaikan materi bertema "Pengembangan Karier dalam Jabatan Fungsional Penyuluh Perikanan dan Asisten Penyuluh Perikanan serta Perencanaan Pengadaan ASN Tahun 2023".

Di akhir acara, juga diserahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Kepala BRSDM KP tentang Penunjukan Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten/Kota Tahun 2023-2024 kepada Fahmi Lubis dan Juwita selaku perwakilan Koordinator Penyuluh Perikanan. (Fhm)