Terlindas KA Babaranjang, Pemuda Bandar Lampung Ini Tewas Mengenaskan

  • Oleh : Fahmi

Kamis, 26/Janu/2023 22:41 WIB
Kepolisian Sektor Panjang Polresta Bandarlampung Polda Lampung mengevaluasi dan melakukan identifikasi korban tertabrak di rel kereta api di Kampung Sukajadi Kelurahan Pidada Panjang, Kamis (26/1) malam. Kepolisian Sektor Panjang Polresta Bandarlampung Polda Lampung mengevaluasi dan melakukan identifikasi korban tertabrak di rel kereta api di Kampung Sukajadi Kelurahan Pidada Panjang, Kamis (26/1) malam.

LAMPUNG (BeritaTrans.com) - Kepolisian Sektor Panjang Polresta Bandarlampung Polda Lampung mengevaluasi dan melakukan identifikasi korban tertabrak di perlintasan kereta api Kampung Sukajadi Kelurahan Pidada Panjang, Kamis (26/1/2023) malam. 

Korban HM (22) pemuda yang berprofesi sebagai buruh merupakan warga Kampung Sukajadi Kelurahan Pidada Panjang Kota Bandar Lampung ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. 

Baca Juga:
Tertabrak Kereta Api di Sergai, Bocah 10 Tahun Tewas Tragis

Kapolsek Panjang Kompol M Joni mengatakan bahwa pada saat mendatangi TKP, petugas mendapati korban HM (22) sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi badan di atas rel kereta api di bawah gerbong kereta api Babaranjang di mana bagian kepala dan tangan sebelah kiri terputus dengan bagian badan.

"Korban kita identifikasi merupakan warga kampung Sukajadi kelurahan Pidada Panjang Bandar Lampung berdasarkan identitas yang ditemukan di lokasi," ucapnya 

Baca Juga:
KA Pandalungan Tertabrak Mobil di Pasuruan, KAI Imbau Masyarakat Agar Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

Saksi Rendi (30) yang pertama kali melihat korban HM (22) dalam keadaan tidak bernyawa di bawah gerbong kereta api Babaranjang saat saksi hendak buang air kecil di belakang lapak bungkil.

Kapolsek Panjang Kompol M Joni mengatakan bahwa saat Olah TKP dan Identifikasi, tercium bau alkohol dari mulut korban, diduga saat kejadian korban dalam pengaruh minuman beralkohol. 

Baca Juga:
Viral, Kakek 61 Tahun Sebrangi Rel Tertabrak KA di Sragen

"Korban HM (22) langsung kita evakuasi ke Rumah Sakit Abdul Moeloek," tutupnya. (Fhm/sumber:medialampung)