Oleh : Fahmi
LAMPUNG (BeritaTrans.com) - Kepolisian Sektor Panjang Polresta Bandarlampung Polda Lampung mengevaluasi dan melakukan identifikasi korban tertabrak di perlintasan kereta api Kampung Sukajadi Kelurahan Pidada Panjang, Kamis (26/1/2023) malam.
Korban HM (22) pemuda yang berprofesi sebagai buruh merupakan warga Kampung Sukajadi Kelurahan Pidada Panjang Kota Bandar Lampung ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Baca Juga:
Pria Paruh Baya Tanpa Identitas Terserempet Kereta Api di Manonjaya
Kapolsek Panjang Kompol M Joni mengatakan bahwa pada saat mendatangi TKP, petugas mendapati korban HM (22) sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi badan di atas rel kereta api di bawah gerbong kereta api Babaranjang di mana bagian kepala dan tangan sebelah kiri terputus dengan bagian badan.
"Korban kita identifikasi merupakan warga kampung Sukajadi kelurahan Pidada Panjang Bandar Lampung berdasarkan identitas yang ditemukan di lokasi," ucapnya
Baca Juga:
Avanza Dihantam Kereta Api di Padang, Mobil Berputar
Saksi Rendi (30) yang pertama kali melihat korban HM (22) dalam keadaan tidak bernyawa di bawah gerbong kereta api Babaranjang saat saksi hendak buang air kecil di belakang lapak bungkil.
Kapolsek Panjang Kompol M Joni mengatakan bahwa saat Olah TKP dan Identifikasi, tercium bau alkohol dari mulut korban, diduga saat kejadian korban dalam pengaruh minuman beralkohol.
Baca Juga:
Nissan Livina Dihantam Kereta Api di Pekalongan, Polisi Ungkap Kondisi Korban
"Korban HM (22) langsung kita evakuasi ke Rumah Sakit Abdul Moeloek," tutupnya. (Fhm/sumber:medialampung)