Diduga Pengemudi Mengantuk, Mobil Pikap Hantam Truk Muatan Pupuk di Sumedang

  • Oleh : Bondan

Minggu, 04/Jun/2023 20:49 WIB
Truk muatan pupuk terguling setelah dihantam mobil pikap. Foto: istimewa. Truk muatan pupuk terguling setelah dihantam mobil pikap. Foto: istimewa.

SUMEDANG (BeritaTrans.com) -- Diduga pengemudi mengantuk, sebuah kendaraan pikap bernomor polisi E-8418-BA menabrak truk pengangkut pupuk kandang hingga terguling di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kawasan Paseh Kidul, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (4/6/2023) siang.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi pikap mengalami luka serius dan langsung dibawa ke RSUD Sumedang untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:
Viral Video Mobil Ngebut Zig-zag di Jalan Tol, Berakhir Tabtak Pembatas Jalan

Petugas kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan evakuasi badan truk yang terguling di badan jalan. Proses evakuasi pikap bernomor polisi E-8121-XX sempat menimbulkan kemacetan yang cukup panjang dari kedua arah.

Salah seorang warga di lokasi kejadian, Engkosasih mengatakan, kecelakaan terjadi diduga akibat pengemudi pikap mengantuk, hingga kendaraan yang dikemudikannya hilang kendali dan langsung menabrak truk dari arah berlawanan.

Baca Juga:
Bus Rombongan Kampanye Terguling di Jalan Tol Ngawi, 2 Tewas Belasan Luka-Luka

“Itu yang yang mobil L 300 (pikap) dari arah Bandung menuju Cirebon diduga sopirnya mengantuk sampai oleng, dan menabrak mobil truk colt diesel di bagain roda sebelah kanan,” kata Engkosasih.

Akibat kejadian itu, pengemudi pikap mengalami luka berat akibat terkena benturan yang cukup keras. Karena kondisi kendaraan yang ditumpanginya mengalami rusak parah di bagian depan.

Baca Juga:
Mobil Rombongan Ketua Lembaga Dakwah PBNU Kecelakaan di Tol Ngawi, 1 Orang Tewas

“Kalau korban luka berat itu hanya sopir dan langsung di bawa ke RSUD Sumedang bersama penumpangnya. Sedangkan kalau yang lainnya enggak apa-apa cuma shock,” ucapnya.

Sementara pengakuan kernet truk, Iyus, ia bersama pengemudinya hendak menuju Garut untuk mengantarkan muatannya berupa pupuk kandang. Tiba-tiba di perjalanan dari arah berlawanan datang sebuah pikap dan langsung menabraknya hingga kendaraan yang ditumpanginya terguling.

“Katanya yang bawa pikap ngantuk, karena posisi kendaraan yang ditumpanginya pelan-pelan karena mengangkut beban berat. Tiba-tiba datang pikap dari arah Bandung dan langsung menabrak sebelah kanan kendaraannya,” kata Iyus.

Kernet pikap yang sudah berada di RSUD Sumedang mengaku tidak mengetahui saat terjadinya kecelakaan. Karena saat itu dirinya tengah terlelap tidur.

“Awalnya tidak tahu karena saya tidur, pas bangun sudah terjadi kecelakaan,” kata Muhamad Faisal.

Pengemudi pikap beserta penumpangnya kini masih dalam perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sumedang. Pengemudi mengalami sejumlah luka di bagian wajah, bahu dan luka sobek pada bagian kaki.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian. Kasus kecelakaan ini pun kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang, guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan. (Dan)