Di Rakornis Nataru 2023, Dirjen Hubla: Jadilah Penumpang `Good Passengers`!

  • Oleh : Ahmad

Selasa, 05/Des/2023 18:47 WIB
Penumpang kapal akan ke Kepulauan Seribu di Dermaga Kali Adem Muara Angke/ foto:dok/BeritaTrans.com/ Penumpang kapal akan ke Kepulauan Seribu di Dermaga Kali Adem Muara Angke/ foto:dok/BeritaTrans.com/

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Angkutan Laut kembali akan disibukan dengan adanya liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Baca Juga:
Ditjen Hubla Bahas Perubahan Aturan Pelayaran Kapal Wisata dan Pesiar Asing di Perairan Indonesia

Dengan demikian angkutan laut mesti mempersiapkan segala sesuatu seperti Kelaikan alat angkutan penumpang atau kapal, Fasilitas sarana keselamatan pelayaran dan pelabuhan yang terpenting adalah penumpang yang baik atau 'good passengers'. 

Baca Juga:
Penutupan Angkutan Laut Nataru 2023, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Selama Gelaran, Waspam Berjalan dengan Baik

Dirjen Hubla Antoni Arif Priadi di acara Rapat Koordinasi Nataru 2023, foto:istimewa/BeritaTrans.com/ahmad

 

Baca Juga:
Jelang Angkutan Nataru 2023, KSOP Utama Tanjung Priok Bersama Pemangku Kepentingan Gelar Jumpa Pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Simak Penjelasannya!

Seperti diungkapkan Capt Antoni Arif Priadi, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan," Ada tiga hal yang harus diperhatikan Kapal, Fasilitas keselamatan, dan penumpang," di hadapan hampir 500 peserta di acara Rapat Koordinasi Nataru 2023/2024 di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (5) 12/2023).

"Kapal wajib laik untuk berlayar dan sudah melakukan uji petik, lalu fasilitas keselamatan berlayar diantaranya life jaket sarana pendukung keselamatan lainnya, untuk dermaga di pelabuhan bila ada siapkan garbarata yang bisa mempermudah ibu hamil, lansia, disabilitas dan anak-anak untuk masuk ke dalam kapal, yang terpenting adalah penumpang, jangan sampai ada yang merokok di atas kapal, membawa senjata tajam dan bahan yang mudah terbakar seperti petasan ataupun kembang api," tambahnya. 

"Dirjen Hubla bekerja sama dengan BMKG untuk mengetahui prakiraan cuaca. Tunda keberangkatan kapal ketika cuaca buruk hingga kembali kondusif," tegasnya. 

"Gunakan media sosial DJPL untuk memberikan informasi tentang kedatangan dan keberangkatan kapal," tutupnya. 

Diprediksi 2.414.886 penumpang akan menggunakan angkutan laut, naik sekitar 5 persen dibandingkan tahun yang lalu. 

Kemenhub akan kerahkan 1.354 kapal dengan kapasitas 242 960 penumpang dan melaksanakan pemantauan atau posko angkutan laut selama periode Nataru 2023/2024 mulai 18 Desember 2023 sampai dengan 8 Januari 2024 di 264 pelabuhan di seluruh Indonesia.(ahmad)