Kemenhub: On Time Performance Penerbangan Haji Fase I Capai 86,99%

  • Oleh : Naomy

Minggu, 02/Jun/2024 12:58 WIB
Jemaah haji berpakaian ihram Jemaah haji berpakaian ihram


JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan mencatat selama periode 12-30 Mei sebanyak 144.961 calon jemaah haji telah diberangkatkan atau 67,1% dari total calon jemaah haji tahun ini yakni 216.065 sesuai data Kementerian Agama.

“Seluruh calon jemaah haji yang dibagi dalam 554 Kelompok Terbang (kloter), hingga 30 Mei kemarin presentase kloter yang telah diberangkatkan sebesar 66,6%,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Maria Kristi Endah Murni di Jakarta, Ahad (2/6/2024).

Baca Juga:
Kemenhub dan Pemprov Papua Tengah Sepakat Kembangkan Bandara Douw Aturure

Selama fase pertama keberangkatan, Ditjen Hubud mencatat terjadi 48 kali keterlambatan pada dua maskapai yang melayani penerbangan Haji yakni Garuda Indonesia dengan total 42 keterlambatan, dan Saudi Arabian Airlines dengan total enam keterlambatan.

“Kami telah melakukan rapat bersama dengan Garuda Indonesia terkait jumlah keterlambatan pada fase pertama ini yang mana dikarenakan faktor teknis dan operasional. Atas kejadian tersebut Garuda sudah memitigasi dengan menerbangkan calon jemaah haji menggunakan pesawat-pesawat wide body miliknya,” jelas Kristi.

Baca Juga:
Bangun Bandara H. Asan Sampit, Kemenhub Terima Hibah Aset Pemkab Kotawaringin Timur

Kristi juga menegaskan agar kedua maskapai yang melayani penerbangan haji, berkomitmen dan bertanggungjawab untuk memberikan pelayanan haji yang terbaik dan segera memitigasi jika terjadi kendala-kendala di lapangan.

Hingga hari ini On Time Performance (OTP) dari kedua maskapai mencapai 86,99% dengan rincian Garuda Indonesia 78,68%, dan Saudi Arabian Airlines 96,51%.

Baca Juga:
Era Presiden Joko Widodo, Kemenhub Bangun 27 Bandara Baru

Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menyampaikan bahwa telah dilaksanakan rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan dihadiri seluruh stakeholder perhubungan serta pemangku kepentingan penerbangan haji seperti Dirjen Penyelanggaraan Haji dan Umrah - Kemenag, beserta seluruh stakeholder terkait.

"Kami telah melakukan rapat koordinasi untuk mengevaluasi pelaksanaan penerbangan haji fase pertama ini. Untuk itu perlu ditingkatkan pengawasan dan memastikan kelancaran penerbangan haji tahun 1445 H/2024 M ini berjalan lancar, selamat, aman dan nyaman," ungkap Adita.

Dia menuturkan, Kemenhub akan terus mengawal ketat penerbangan haji hingga kepulangan nanti 2024. 

"Tugas kami memastikan keselamatan dan keamanan jemaah haji tetap menjadi prioritas utama, sehingga kendala-kendala pada fase pertama tidak terulang kembali pada fase ke dua mendatang," pungkas Adita. (omy)