IAS Transformasi Layanan Aviasi Support Berskala Global

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 05/Jul/2024 05:46 WIB
Jajaran Direksi dan pegawai IAS Jajaran Direksi dan pegawai IAS

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Integrasi Aviasi Solusi atau dikenal dengan nama InJourney Aviation Services (IAS) mengusung visi menjadi penyedia jasa layanan aviasi support yang profesional dan kompeten di Indonesia dan regional.

Baca Juga:
IAS dan PPG Kolaborasi Tingkatkan Layanan Lounge di Bandara

Direktur Utama IAS  Dendi T Danianto menyampaikan, perusahaan yang secara hukum dibentuk pada 4 Januari 2024 ini bertekad menjadi kekuatan sentral di industri aviasi.

"IAS terbentuk dari konsolidasi sembilan anak usaha di bawah PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, IAS beroperasi di 55 kota dengan 155 area wilayah kerja di seluruh Indonesia dan memiliki empat portfolio bisnis dengan 12 layanan bisnis," tutur Dendi, Kamis (4/7/2024).

Baca Juga:
Posko Gabungan Nasional IAS Group 2024 Dimulai, Pastikan Kawal Kelancaran Mudik

Empat portfolio bisnis yang dijalankan IAS mencakup Ground Handling & Cargo
Terminal, Logistics, Hospitality dan Operations Support.

Proses penggabungan ini menurutnya, telah dan akan dijalankan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. IAS, AP1, dan AP2 secara bersama-sama terus melakukan  koordinasi dengan kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan terkait, untuk memastikan tetap patuh terhadap peraturan perundang-undangan termasuk aspek ketenagakerjaan.

Baca Juga:
Tiba di Bandara Kualanamu, Penerbangan Perdana Qatar Airways Disambut Water Salute

Di sisi lain, IAS yang diperkuat oleh kurang lebih 36 ribu karyawan di seluruh
Indonesia ini akan menciptakan value creation yang akan membawa perusahaan berkembang lebih pesat dan IAS memastikan bahwa semua proses merger akan dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Yaitu Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 dan tetap mengacu kepada Permen BUMN No. PER-2/MBU/03/2023 Tahun 2023, yang mengatur tata kelola perusahaan, pengelolaan aset, dan kebijakan strategis BUMN agar proses merger ini membawa manfaat besar bagi semua pihak, terutama untuk seluruh karyawan, stakeholder dan pelanggan," urai dia. 

Melalui transformasi dan sinergi yang kuat, didukung dengan kompetensi tim serta DNA IAS yaitu #ElevateAviationJourney, IAS
ditargetkan menjadi kekuatan sentral dalam memberikan layanan pendukung bandara serta maskapai penerbangan demi pertumbuhan industri pariwisata Indonesia. 

"Untuk itu IAS siap menjadi Top 10 Global Player di industri layanan aviasi support," tutup Dendi. (omy)