Komponen Halo Selamatkan Romain Grosjean dari Maut

  • Oleh : Bondan

Selasa, 01/Des/2020 07:57 WIB
Petugas mengevakuasi Romain Grosjean dari lintasan di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, Bahrain. Foto: Hamad I Mohammed/Reuters Petugas mengevakuasi Romain Grosjean dari lintasan di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, Bahrain. Foto: Hamad I Mohammed/Reuters

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pebalap Formula 1 (F1) Haas F1 Team, Romain Grosjean mengalami kecelakaan fatal saat balapan F1 GP Bahrain, Minggu (29/11/2020). Kecelakaan mengakibatkan mobil Grosjean terbelah.

Insiden terjadi pada lap pertama. Sebelum kecelakaan, Grosjean ditabrak dari belakang oleh Daniil Kvyat pebalap tim Alpha Tauri.

Baca Juga:
Keren! Aksi Balap Rossi Pakai Ferrari di Bahrain

Mobil Grosjean kemudian timbul percikan api, lalu oleng dan menabrak pembatas jalan sisi kanan. Benturan hebat dengan pembatas jalan membuat mobil Grosjean meledak dan terbelah menjadi dua.

Beruntung pebalap 34 tahun berkebangsaan Prancis itu selamat, setelah tim medis datang tepat waktu. Grosjean dalam unggahan Instagram pribadinya pun mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja setelah mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga:
Mobil Mid-SUV Terbaru Diskon Hingga Rp40 Juta

Petugas memadamkan api dari kendaraan Romain Grosjean yang terbakar akibat mengalami kecelakaan. Foto: Bryn Lennon/Reuters

Baca Juga:
DFSK Kombinasikan Teknologi Masa Depan ke Produk Otomotif

Kemudian Grosjean mengungkapkan, keselamatan dirinya juga berkat komponen keselamatan tambahan pada mobil F1 yang dikemudikannya.

"Terima kasih banyak atas semua pesan untuk saya. Saya sempat tidak percaya dengan pengamanan Halo beberapa tahun lalu, tapi kini saya pikir itu adalah hal terhebat yang pernah ada di F1. Dan tanpanya saya tidak bisa berbicara dengan kalian saat ini," jelas Grosjean.

Apa itu pengaman Halo?

Pengaman Halo merupakan komponen keselamatan tambahan wajib pada mobil F1 yang diberlakukan sejak 2018 lalu, demikian seperti mengutip laman Formula 1.

Bahannya berupa titanium yang terkoneksi dengan rangka utama mobil. Bentuknya mengkurva pada sisi atas kepala pebalap, yang fungsinya melindungi kepala pebalap ketika mengalami tabrakan, atau hingga terguling.

Sejumlah pebalap saat balapan F1 Grand Prix Emilia Romagna di Sirkuit Autodromo Enzo e Dino Ferrari, Imola, Italia. Foto: Davide Gennari/Poo/via REUTERS

Lalu mengapa Grosjean bersyukur atas komponen tersebut? Padahal mobilnya terbelah menjadi dua? Ya, sebab saat tabrakan, barrier atau pembatas jalan tidak langsung mengenai kepala pebalap, melainkan membentur Halo.

Terbukti dalam potongan video terlihat bahwa bagian bawah barrier melengkung dan terpotong karena ditabrak, sementara bagian atasnya tidak.

Petugas mengevakuasi mobil Romain Grosjean dari lintasan di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, Bahrain. Foto: Hamad I Mohammed/Reuters

Halo juga menyelamatkan pebalap F1 lain di hari yang sama. Saat itu Lance Stroll dari rim Racing Point selamat dari benturan dengan pebalap lain yang membuat mobilnya terguling, dan tersungkur secara terbalik.

Beruntung ada Halo yang menjadi tumpuan, bila tidak kepalanya bisa jadi langsung berbenturan dengan permukaan jalan.

"Ok, saya tergantung atas bawah, yeah, saya baik-baik saja," jelas Stroll kepada timnya melalui sambungan radio. (Kumparan.com)