Tes GeNose di Terminal Pulo Gebang Gratis dan Tidak Wajib

  • Oleh : Fahmi

Senin, 03/Mei/2021 21:46 WIB
Pelayanan tes GeNose di Terminal Pulo Gebang pada Senin (3/5/2021). Pelayanan tes GeNose di Terminal Pulo Gebang pada Senin (3/5/2021).

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Setiap harinya, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, menyediakan layanan pemeriksaan Covid-19 menggunakan alat GeNose kepada penumpang bus yang hendak diberangkatkan. 

Pengujian dengan alat buatan anak negeri tersebut dilakukan secara acak kepada beberapa penumpang bus yang hendak diberangkatkan dari terminal tersebut. 

Baca Juga:
Penumpang Bus Non-Mudik Wajib Tes Covid-19 di Pelabuhan Penyeberangan

Seperti hari ini, Senin (3/5/2021), pengujian hanya dilakukan kepada 10 orang penumpang yang hendak melakukan perjalanan menggunakan bus dengan tujuannya masing-masing. 

Baca Juga:
Korlantas dan Kemenhub Pasangi Stiker Khusus Bus Angkutan Non-Mudik

Adapun alur tes GeNose ialah, awalnya penumpang mendaftarkan diri terlebih dahulu dengan menunjukkan tiket, selanjutanya petugas mengarahkan untuk cara penggunaan alat GeNose tersebut. Setelah itu pengecekan melalui alat pemeriksaan oleh petugas. Dan akhirnya hasil akhir pengetesan akan dicetak untuk syarat perjalanan. 

Layanan ini disediakan oleh pemerintah secara gratis sebagai syarat perjalanan yang sudah tertuang pada Adendum dan SE nomor 13 tahun 2021 tentang syarat perjalanan transportasi darat pada musim mudik Idul Fitri. 

Baca Juga:
Bus Pahala Kencana Tetap Beroperasi saat Pelarangan Mudik

Jika pada pemeriksaan ditemukan penumpang yang terindikasi positif Covid-19, maka tidak diizinkan melakukan perjalanan. 

Saat ini syarat naik bus dari Teminal Pulo Gebang hanya mengisi e-HAC di aplikasi android dan iphone. 

"Ini cek poinnya mas, penumpang harus mengisi e-HAC dulu nanti baru boleh naik ke bus," kata Kepala Regu Terminal m Badman Pasaribu, di Lokasi, Senin (3/5/2021). 

Nantinya, pada pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, terminal Pulo Gebang menjadi satu-satunya yang tetap melayani penumpang khusus untuk melakukan perjalanan non-mudik.(fahmi)