Bus Listrik Pertama Mayasari Bakti, Pakai Sasis BYD

  • Oleh : Redaksi

Senin, 02/Agu/2021 18:45 WIB
Bus listrik TransJakarta Mayasari Bakti. Foto: BeritaTrans.com. Bus listrik TransJakarta Mayasari Bakti. Foto: BeritaTrans.com.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Salah satu operator bus TransJakarta, Mayasari Bakti memberikan teaser bus listrik yang akan digunakan lewat akun Instagram PT Mayasari Bakti Group.

Berselang satu hari, ada video terbaru yang memperlihatkan bus listrik berkelir oranye milik Mayasari Bakti. Kelihatannya bus ini akan digunakan sebagai bus perkotaan berlantai rendah dengan panjang 12 meter.

Baca Juga:
Mercedes-Benz Hadirkan Bus Listrik ke Indonesia

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari situs e-katalog LKPP, bus milik Mayasari bakti ini menggunakan sasis BYD K9. Selain itu, untuk bodinya juga masih buatan BYD, bukan dari karoseri di Indonesia.

Untuk spesifikasinya, BYD K9 punya kapasitas baterai sebesar 324 kWh. Menggunakan AC Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga 300 kW atau setara 402 TK dan torsi 1.100 Nm.

Baca Juga:
Higer Akan Rakit Bus Listrik di Indonesia Secara CKD

Belum ada informasi kapan bus listrik Mayasari Bakti ini akan mulai beroperasi. Namun setidaknya untuk tipe BYD K9 ini sudah lolos uji coba bus listrik yang dilakukan oleh PT Transportasi Jakarta pada tahun 2020.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Sardjono Jhonny Tjitrokusomo mengatakan, bus BYD yang telah diuji secara komersial, artinya digunakan di rute TransJakarta sudah sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh ATPM.

Baca Juga:
PO Mayasari Bakti Pamer Bus Listrik Buatan China, Pakai Sasis BYD K9

“Sesuai spesifikasi, artinya charging time-nya sesuai, kilometer tempuhnya juga. Lalu ritase yang kita ekspektasi juga sama. Namun hal-hal yang sifatnya prediktif, yang belum bisa dibuktikan,” ucap Jhonny kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Hal yang prediktif misalnya seperti klaim usia baterai yang tahan delapan tahun. Karena uji coba yang singkat juga, jadi tidak bisa memprediksi soal usia pakai baterai, bisa lebih atau kurang dari klaim ATPM.

“Secara teknis dan komersial, TransJakarta menyatakan bahwa kita bisa menerima hasil yang baik dari tes yang dilakukan. Selama tes uji coba tidak ada kendala sama sekali,” kata Jhonny.

Mari kita tunggu bus listrik lainnya yang akan mengaspal di Indonesia. Misalnya dengan sasis lain seperti Skywell, Zhong Tong, MAB, Higer, dan masih banyak lagi. (dn/sumber: Kompas.com)