Oleh : Redaksi
JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pemberontak HouthiYaman dikabarkan membajak kapal kargo berbendera Yaman. Pembajakan dilakukan di kota pelabuhan Yaman.
mematai pergerakan kapal kargo milik Uni Emirat Arab (UEA) yang ditandai dengan berkibarnya bendera UAE di kapal tersebut.
Baca Juga:
Kapal Kargo Kebakaran di Pelabuhan Sunda Kelapa Diduga Karena Gesekan Besi
Saluran TV di Arab juga menyebutkan Houthi mematai kapal kargo milik Uni emirat Arab (UEA).
Senin,3 Januari 2022, Koalisi Arabmenuntut Houthi membebaskan kapal kargo berbendera UAE yang telah dibajaknya.
Baca Juga:
Kebakaran Kapal Kargo Angkut 3.000 Kendaraan, Diduga Karena Mobil Listrik
“Milisi teroris Houthi akan bertanggung jawab penuh sebagai akibat dari tindakan kriminal pembajakan terhadap kapal, yang melanggar Hukum Humaniter Internasional, Manual San Remo tentang Konflik Bersenjata di Laut dan Konvensi PBB tentang Hukum Laut" menurut juru bicara Koalisi, Brigadir Jenderal Turki Al-Maliki.
"Milisi harus segera melepaskan kapal, atau Pasukan Koalisi akan melakukan semua tindakan dan prosedur yang diperlukan untuk menangani pelanggaran ini, termasuk penggunaan kekuatan jika perlu" tegasnya dalam mengancam Houthi.
Baca Juga:
Kapal Perang Rusia Selamatkan Puluhan Penumpang di Laut Mediterania
Kapal itu dilaporkan mengangkut berbagau peralatan media dan juga mobil ambulans, dan masih banyak berbagai peralatan di kapal tersebut, peralatan dibawa dari rumah sakit lapangan, yang didirikan oleh ArabSaudi.
Pembajakan tersebut dinilai sebagai ancaman besar terhadap perdagangan dunia, karena merenggut hak kebebasan navigasi maritim.
Houthi juga sebelumnya telah merenggut serta menguasai sebagian besar wilayah di Yaman, yang dituding menggulingkan pemerintahan Yaman.
Akibat pergulingan pemerintah Yaman, saat ini negara itu mengalami krisis ekonomi yang membuat beberapa negara memberi bantuan pangan kepala warga Yaman yang menjadi korban dari kekuasaan Houthi. (dn/sumber: mediapakuan)