Kapal Tanker Kandas di Pantai Garut Rusak Kemudi, 15 Kru Selamat

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 10/Mar/2022 05:37 WIB
Foto:istimewa/basarnas/antara Foto:istimewa/basarnas/antara

Jakarta (BeritaTrans.com) -- Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polres Garut menyampaikan kapal tanker yang kandas di wilayah perairan Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena terjadi masalah pada bagian kemudi.

"Kemudi mengalami trouble," kata Kepala Satuan Polairud Polres Garut AKP Adnan saat dihubungi wartawan, Rabu (9/3) dikutip dari Antara.

Baca Juga:
KM Glory Mary Angkut 202 Penumpang Kandas di Perairan Moronge Talaud Sulut

Adnan mengatakan Kapal Edricko 3 membawa 15 kru dari Sumatera Utara menuju Cilacap, Jawa Tengah. Kapal tersebut lalu terdampar di perairan Garut pada Selasa (8/3) malam.

Menurut Adnan, pengakuan dari kru kapal terjadi kerusakan pada bagian kemudi sehingga kapal kandas di Garut.

Baca Juga:
Lepas Berlayar ke Merak Baru 15 Menit, KMP Batumandi Kandas di Pulau Panjurit

"Penyebab terdamparnya adalah kerusakan kemudi," katanya.

Kapal tanker tersebut sampai menjelang malam ini masih terdampar di tepi pantai. Kapal belum bisa kembali ke tengah lautan.

Baca Juga:
Libur Lebaran, Kendaraan Padati Jalur Wisata di Garut

Sejumlah personel dari kepolisian, TNI, dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung atau Basarnas masih siaga di lokasi tersebut untuk memberikan bantuan maupun pertolongan apabila kapal tersebut terbalik atau terjadi kebocoran.

Kapolsek Cibalong AKP Saef Balya menyatakan kapal tanker masih aman, begitu juga dengan seluruh kru bertahan di kapal menunggu dijemput oleh pihak perusahaannya.

Saef memastikan seluruh kru kapal dalam kondisi selamat. Menurutnya, kebutuhan logistik di kapal juga masih tersedia.

"Mereka memilih bertahan di kapal menunggu jemputan dari perusahaannya, kami anggota di lapangan tetap memantaunya," kata Saef.

Sebelumnya Kapal tanker Edricko 3 terdampar di Pantai Sancang, Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, Selasa (8/3). Kapal tersebut terlihat dari darat berlayar terlalu dekat dengan garis pantai.

Sekitar pukul 22.00 WIB kemarin, kapal mengirimkan sinyal emergency. Setengah jam kemudian tim rescue menuju lokasi kejadian. Tim terkendala ombak pasang ketika hendak melakukan evakuasi awak kapal.(amt/sumber:antaranews.com)