Fenomena Mudik Awal Naik Bus: Penumpang Hindari Syarat Booster dan Keramaian Jelang Lebaran

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 29/Mar/2022 06:17 WIB
Penumpang sedang berswafoto di bua yang hendak diberangkatkan dari Terminal Bekasi ke Medan, Senin (28/3/2022). Penumpang sedang berswafoto di bua yang hendak diberangkatkan dari Terminal Bekasi ke Medan, Senin (28/3/2022).

BEKASI (BeritaTrans.com) - Sejumlah masyarakat mulai awali mudik sebelum memasuki bulan puasa, guna menghindari keramaian pada saat masa mendekati mudik hari H Lebaran Idul Fitri. Hal itu terjadi pada keberangkatan tujuan Sumatera dari Terminal Induk Kota Bekasi, Jawa Barat. 

Penumpang di terminal tersebut dengan tujuan Payakumbuh, Sumatera Selatan mengungkapkan, dia beralasan pulang kampung untuk bersilaturahmi sekalian ingin berpuasa serta lebaran di kampung halamannya. 

Baca Juga:
Polisi Buru Pengemudi Bus Laju Prima Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92

"Saya pulang karena, yang pertama salah satunya ingin silaturahmi sama orang tua, suadara di kampung. Yang pulang lebih awal ini juga karena belum begitu padat enggak begitu macetlah di jalan," ungkap Azardi saat menanti bus tujuan Padang di lokasi, Senin (28/3/2022). 

Azardi menceritakan, dia sudah mempersiapkan sertivikat vaksin lengkap dan juga hasil swab antigen untuk perjalanannya saat itu. 

Baca Juga:
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Polisi: Hasil Ramp Check Bus Laju Prima Tak Ada Kesalahan Teknis

"Untuk prokes kan kita biar sehat. Saya sediakan masker saya dan juga saya sudah bawa hasil swab dan juga peduli lindungi saya lengkap," ungkap Azardi. 

Untuk harga tiket bus, Azardi mengungkapkan sekarang masih terbilang normal dan tidak ada kenaikan. Dia mendapatkan harga tiket sesuai ketentuan PO.

Baca Juga:
Musim Libur Sekolah dan Idul Adha, Tarif Bus Primajasa Semua Rute Normal

Salah satu penumpang di terminal tersebut lain menceritakan, bepergian menggunakan bus sebelum masa mudik lebaran karena menghidari kemaramaian saat musim mudik. Dwi Okta juga tidak ingin di beribadah puasa saat perjalanan lama di bus. 

"Mudik sekarang karena ramai entar pas mudik lebaran. Juga puasa di jalan juga enggak enak ya, mendingan sekarang," ujar penumpang tujuan Medan, Dwi Okta saat di lokasi. 

Dwi Okta yang saat itu bernagkat bersama kedua anak dan adiknya mengungkapkan, syarat perjalanan tidak ada. Saat diberangkatkan mereka mengaku hanya menggunakan masker dan membayar tiket. 

Sejumlah agen tiketing di terminal tersebut mengungkapkan, pada hari ini sudah mulai ada peningkatakan jumlah penumpang dibandingkan pada pekan-pekan sebelumnya. 

"Alhamdulillah hari ini kita ada berangkat 14 orang, kemarin sempat kosong beberapa hari bang. Mungkin ada yang mau mudik duluan ya bang," kata Edi. 

Agen lain, Teteh juga mengungkapkan hal yang sama, semenjak ada aturan perjalanan baru dihapuskannya berpergian dengan hasil swab antigen/PCR penumpang bus mulai sepi, karena beralih ke pesawat. Namun, hari ini jumlah penumpang mulai meningkat kembali. 

"Masih terbilang sepi sih ni penumpang, tapi hari ini agak lumayan dari kemarin, banyak penumpang naik bus," ungkap Teteh yang merupakan agen tujuan Padang.

Agen di terminal tersebut tetap mengimbau penumpangnya agar memiliki sertivikat vaksin dosis lengkap dan berpergian dalam keadaan sehat berdasarkan swab. (Fhm)