Jelang Ramadhan, Aktivitas Kargo di Bandara Kualanamu Meningkat Signifikan

  • Oleh : Redaksi

Senin, 28/Mar/2022 17:07 WIB
Ilistrasi kargo di bandara.(Ist) Ilistrasi kargo di bandara.(Ist)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Terjadi kenaikan aktivitas angkutan kargo di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara jelang bulan Ramadhan. 

"Produksi kargo kita jelang Ramadhan pekan depan naik sekitar dua persen," terang Branch Manager PT Angkasa Pura Kargo Kantor Cabang Bandara Kualanamu, Hasian Sodik Dongoran di Medan, Ahad (27/3/2022). 

Baca Juga:
Main Hub Kualanamu, Lion Air Group Hadirkan Konektivitas Pilihan Terbang ke Sejumlah Negara

Kenaikan itu, jelas dia, dilihat dari data perbandingan produksi kargo ketika mendekati Ramadan tahun lalu di April 2021 dengan Maret 2022 hingga 26 Maret 2022. 

Hal ini ditopang dengan ketersediaan penerbangan ke Kualanamu sebagai hub internasional di wilayah Barat Indonesia yang dilayani oleh enam maskapai, baik datang maupun pergi. 

Baca Juga:
Susul CMA CGM, Maersk Terjun ke Kargo Udara, Beli 2 Pesawat Boeing 777

"Persentase per maskapai, yakni Wings Air 30 persen, Garuda Indonesia 18 persen, Lion Air 16 persen, Batik Air dan Citilink sama-sama menyumbang 14 persen serta Super Air Jet delapan persen," kata Hasian. 

Diperkirakan, aktivitas kargo di Bandara Internasional Kualanamu akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan dan mayoritas mengangkut logistik kebutuhan Ramadhan, Idul Fitri maupun Idul Adha. 

Baca Juga:
Pesawat Kargo DHL Terbelah Usai Mendarat Darurat dan Tergelincir di Bandara Kosta Rika

"Biasanya cenderung naik kalau di April, karena di Februari turun akibat 28 hari. Di Maret, April bergerak naik. Lebaran, melonjak lagi karena banyaknya permintaan. Sejauh ini di kita terdapat enam penerbangan kargo reguler, dan empat penerbangan sewa melayani tujuan Bandara Kualanamu," ujarnya. 

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin tahun ini menyebut, angkutan kargo menjadi salah satu penopang sektor angkutan udara yang tengah menghadapi tantangan pandemi Covid-19. 

"Lalu lintas penerbangan di bandara AP II secara umum masih terdampak pandemi. Di sisi lain, angkutan khusus kargo tetap mencatatkan kinerja positif karena dipicu tumbuhnya e-commerce," katanya. 

Data PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan, secara kumulatif volume angkutan kargo pada 2021 mencapai 859.330 ton atau meningkat sekitar 20,53 persen dibanding 2020 sebanyak 712.990 ton.(fh/sumber:suara)