Hari Raya Idul Fitri, Airnav Terima Laporan Ada Sekitar 40 Balon Udara di Ruang Udara Terkendali

  • Oleh : Naomy

Selasa, 03/Mei/2022 08:14 WIB
Tradisi balon udara Tradisi balon udara

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri (2/5/2022), AirNav Indonesia kembali mendapatkan sejumlah laporan Pilot dan masyarakat terkait aktivitas balon udara liar yang terbang bebas hingga ketinggian 35.000 kaki (10,600 meter di atas permukaan air laut) di ruang udara di atas Pulau Jawa dan sekitarnya.

Baca Juga:
Sempat Terjadi Gangguan, Sistem Distribusi Penerbangan JATSC Kembali Normal

"Beberapa laporan spesifik kami terima pas di Hari Lebaran," ungkap Sektetaris Perusahaan Rosedi.

Di antaranya adalah:
a. 07.00 WIB : tiga buah balon di sebelah barat poin SRONO dengan ketinggian 7000 kaki (laporan Pilot Batik Air rute Jakarta - Banyuwangi),

Baca Juga:
Ada Gempa Magnitudo 5,8 di Sulbar, Airnav Pastikan Layanan Navigasi Penerbangan di Bandara Tampa Mamuju Normal

b. 08.00 WIB: satu buah balon di daerah Magelang dengan ketinggian 2500 - 3000 kaki dan terus naik (laporan warga),

c. 08.34 WIB: satu buah balon di sebelah timur laut Kota Surabaya dengan ketinggian 31.000 - 32.000 kaki (laporan Pilot Citilink rute Banyuwangi - Jakarta),

Baca Juga:
Insiden Penembakan di Bandara Aminggaru Ilaga Terjadi Sesaat Pesawat Cesna Akan Mendarat, Begini Langkah Airnav

d. 08.56 WIB: tiga buah balon* di sebelah barat Kota Yogyakarta dengan ketinggian 10.000 - 21.000 kaki (laporan Pilot Citilink rute Yogyakarta - Jakarta),

e. 09.03 WIB: satu buah balon di sebelah barat Kota Yogyakarta dengan ketinggian 15.000 kaki (laporan Pilot Super Air Jet rute Yogyakarta - Jakarta),

f. 09.40 WIB: kumpulan balon (20 - 25 buah) di sebelah barat Kota Semarang dengan ketinggian 14.000 - 17.000 kaki (laporan Pilot Citilink rute Jakarta - Semarang),

g. 11.45 WIB: satu buah balon di atas Gunung Semeru dengan ketinggian 35.000 kaki (laporan Pilot Air Asia rute Jakarta - Bali), dan

h. 12.26 WIB: lima buah balon di sebelah barat Kota Yogyakarta dengam ketinggian 9000 kaki (laporan Pilot Lion rute Jakarta - Yogyakarta);

"Kami telah memetakan area sebaran balon udara liar berdasarkan laporan yang masuk dan menerbitkan sejumlah Notice To Airmen (NOTAM) terkait," ujar dia.

Di antaranya:
a. A1024/22 (29 April - 21 Mei 2022) : All Traffic Within Semarang Control Area are Caution Advised due to Balloon Appearance. Remark : All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons Within Semarang Control Area,

b. A1046/22 (2 - 5 Mei 2022): All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons, dan

c. A1047/22 (2 - 10 Mei 2022): All Traffic Caution Advised due to Balloon Appearance Centred on Coordinates 074102.00S1093937.00E Within 25NM Radius. Remark: All Pilot are Requested to Inform ATC if See the Balloons;

4. AirNav berkoordinasi dan berperan serta secara intensif dengan stakeholder penerbangan, di antaranya dengan sejumlah Pemerintah Daerah, POLRI, TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaui Direktorat Keamanan Penerbangan (Dirkampen), Direktorat Navigasi Penerbangan (Dirnavpen), Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya (Otban III), dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali (Otban IV) untuk memantau laporan aktivitas balon udara liar dan melakukan langkah-langkah antisipatif dan pencegahan potensi bahaya balon udara liar bagi penerbangan, dengan melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat dan sweeping ke sejumlah wilayah yang diperkirakan menjadi daerah asal balon udara liar;

"Kami terus  meningkatkan awareness terhadap aktivitas balon udara liar, mengingat potensi dampaknya terhadap operasional navigasi penerbangan menjadi kewaspadaan dan tanggung jawab seluruh stakeholder penerbangan," ujarnya.

AirNav akan melaporkan update informasi terkini, terutama kepada para pengguna jasa untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan diberikan dengan sebaik-baiknya. (omy)