Makin Cepat, Kayu Agung ke Betung Lewat Jalan Tol Cuma 90 Menit

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 10/Nov/2022 15:56 WIB
Foto:Ilustrasi Foto:Ilustrasi

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Waskita Toll Road atau WTR tengah menggenjot penyelesaian Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapalbetung) Tahap II Kramasan-Betung.

Jika nantinya beroperasi, ruas Tol Kapalbetung dapat memangkas waktu perjalanan dari Kayu Agung ke Betung menjadi 90 menit hingga 120 menit.

Baca Juga:
Ganti Rugi Pembebasan Lahan Jalan Tol Betung-Jambi, Warga Sebapo Ini Dapat Rp450 Juta

Padahal, apabila melalui jalan arteri, waktu tempuh yang dibutuhkan mencapai lima jam dari dan menuju kedua wilayah tersebut.

Menurut Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol Herwidiakto, Tol Kapalbetung dapat menjadi alternatif jalan nasional lintas Timur Sumatera, serta sebagai penghubung Jalan Lintas Timur dan Tengah Sumatera yang tergolong padat.

Baca Juga:
Waskita Beton Paparkan Kemajuan Proyek Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Tahap II

"Selain itu, posisi Tol Kapalbetung yang terintegrasi dengan jalur backbone (jalur utama) Jalan Tol Trans-Sumatera dan Jalur Sirip Trans-Sumatera dapat secara langsung membantu melancarkan arus distribusi dan laju perekonomian di Sumatera," terang Herwidiakto dalam rilis, Rabu (9/11/2022).

Progres konstruksi Tol Kapalbetung Tahap II telah mencapai 48,34 persen dan ditargetkan selesai pada Kuartal III tahun 2023.

"Pengoperasian akan dilakukan secara bertahap, di mana tahap pertama adalah Segmen Sungai Rengas-Pangkalan Balai pada Kuartal I 2023," ujar Heriwidiakto.

Sehingga, perseroan optimistis dapat menyelesaikan Tol Kapalbetung sesuai dengan targetnya.

Perseroan meyakini penyelesaian konstruksi ruas tol Kapalbetung ini dapat berkontribusi dalam penyehatan keuangan Waskita.

Sebagai informasi, Tol Kapalbetung membentang 111,69 kilometer yang terdiri dari dua tahap pembangunan yaitu Tahap I (Kayu Agung-Kramasan) dan Tahap II (Kramasan-Betung).

Untuk di Tol Kapal Betung, terdapat tiga jembatan bentang panjang yaitu Ogan dengan ornamen kental khas Palembang yang kini sudah beroperasi.

Selain itu, terdapat Jembatan Kramasan dan Jembatan Musi yang kini masih dalam tahap kontruksi.(fhm/sumber:kompas)