Jalan Pantura Losarang Indramayu Kebanjiran akibat Tanggul Kali Cipanas Jebol

  • Oleh : Redaksi

Sabtu, 27/Feb/2021 14:28 WIB
Semakin siang, air semakin deras menggenangi permukaan  jalan Pantura. Hingga pukul 13.00 jalan Pantura arah Jakarta masih bisa dilalui kendaraan. Foto: BeritaTrans.com dan Aksi.id. Semakin siang, air semakin deras menggenangi permukaan  jalan Pantura. Hingga pukul 13.00 jalan Pantura arah Jakarta masih bisa dilalui kendaraan. Foto: BeritaTrans.com dan Aksi.id.

INDRAMAYU (BeritaTrans.com) - Banjir susulan kembali menerjang sejumlah desa di Kecamatan Losarang, Indramayu, Jabar, Sabtu (27/2/2021).

Air pukul  07.00 WIB mulai menjangkau permukiman warga, khususnya warga dua desa yakni Krimun dan Puntang Kecamatan Losarang yang terparah dilanda banjir.

Baca Juga:
Avanza Tabrak Truk di Jalur Pantura, 4 Orang Tewas

Setengah jam kemudian, air sudah menggenangi jalan utama Pantura di Desa Krimun.

Semakin siang, air semakin deras menggenangi permukaan  jalan Pantura. Hingga pukul 13.00 jalan Pantura arah Jakarta masih bisa dilalui kendaraan.

Baca Juga:
Jalur Pantura Semarang Jawa Tengah Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Dialihkan: Motor dan Mobil Kecil Tak Bisa Melintas

Lalu-lintas kendaraan  masih tampak lancar karena pergerakannya diatur petugas.  Mengingat jalan utama Pantura dinilai masih cukup aman dilalui kendaraan meski tergenang banjir, Polsek Losarang belum memberlakukan contraflow terhadap jalan Pantura. 

Baca Juga:
Akses Jembatan Jalur Pantura Ambles akibat Luapan Sungai Citarum

Menurut Jaya, 47 banjir disebabkan karena debit air sungai Cipanas naik menerjang dinding tanggul sungai yang sekitar 2 minggu lalu jebol diterjang banjir. "Banjir yang terjadi pada hari Sabtu ini karena ada titik tanggul kali Cipanas yang jebol beberapa waktu lalu," katanya. (Taryani)