Dukung IMO 2020, Pertagas Niaga Uji Coba LNG untuk Bahan Bakar Kapal

  • Oleh : Ahmad

Kamis, 03/Feb/2022 15:15 WIB
foto:istimewa/sumber:suara.com foto:istimewa/sumber:suara.com

KALTIM (BeritaTrans.com) - Kesadaran pemanfaatan gas alam sebagai energi bersih ramah lingkungan terus meningkat bagi industri di Kalimatan Timur.

PT Pertagas Niaga selaku bagian Subholding Gas Pertamina melaksanakan uji coba pengisian LNG untuk konsumen PT Total Energi Naratama (TEN) sebagai penyedia konversi Diesel Dual Fuel Engine (DDF) di Samarinda, Sabtu (29/1/2022). Bahan bakar LNG ini digunakan TEN untuk uji coba mesin kapal DDF.

Baca Juga:
Indonesia Dukung Keanggotaan Timor-Leste di ASEAN

“Ini menjadi pertanda baik, karena makin banyak bidang industri, khususnya industri kemaritiman, yang sadar dengan pentingnya penggunaan LNG sebagai energi yang lebih bersih sekaligus juga menguntungkan dari sisi ekonomi,” jelas President Director Pertagas Niaga, Aminuddin.

Pada tahap awal, TEN menggunakan LNG dengan volume 20 MMBTU. Jika proses uji coba ini sukses, maka TEN akan menambah volumenya untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar sebagai penggerak mesin kapal.

Baca Juga:
TMC Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Cek Kesehatan Masyarakat di Papua

Upaya ini tak lepas sebagai kepatuhan terhadap IMO 2020, yakni kebijakan untuk pengurangan polusi udara yang berasal dari dunia pelayaran. Suplai LNG Pertagas Niaga diperoleh dari Filling Station Plant 26 Pertamina Gas di Bontang, Kalimantan Timur.

Selain untuk mensuplai bahan bakar kapal, LNG Subholding Gas Grup di Kalimantan Timur telah digunakan untuk keperluan Pembangkit Listrik PLN, Rumah Sakit di Samarinda serta industri alat berat di Balikpapan.

Baca Juga:
Personel Satgas Kodim Yalimo Yonif RK 751/VJS Bagikan Buku Bergambar Kepada Anak-Anak

Subholding Gas optimistis, pemanfaatan LNG di sektor kemaritiman akan terus meluas sesuai dengan karakteristik geografis wilayah Indonesia dan juga pemanfaatannya di berbagai sektor seiring dengan banyak pihak yang makin memiliki kesadaran untuk menggunakan energi ramah lingkungan sesuai komitmen ESG.(amt/sumber:suara.com)

Tags :