Personil Penebalan Polres Kep Seribu Terus Awasi Penerapan Aturan Micro Lockdown di Pulau Lancang

  • Oleh : Ahmad

Selasa, 06/Jul/2021 13:11 WIB
Foto: Humas Polres Kepulauan Seribu Foto: Humas Polres Kepulauan Seribu

JAKARTA (BeritaTrans.com)  - Pengawasan penerapan Micro Lockdown di RT 003 RW 02 Pulau Lancang terus dilakukan oleh Personel Polres Kepulauan Seribu yang ditugaskan di Pulau Lancang Kelurahan Pulau Pari Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Baca Juga:
Kapolres Kepulauan Seribu Gelar Jumat Curhat di Pulau Sabira, Ajak Warga Waspada Hoax Pasca Pemilu 2024

Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasat Polair) Polres Kepulauan Seribu IPTU R. Kuswinarno yang memimpin kegiatan mengatakan, bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan dan pendisiplinan bagi warga RW 02 Pulau Lancang yang wilayahnya ditetapkan Micro Lockdown oleh pemerintah setempat sejak 27 Juni 2021.

"Penetapan Micro Lockdown setelah diketahui ada lebih 5 rumah yang terkonfirmasi Covid-19 dan selama diberlakukan Microsoft Lockdown kegiatan warga didalamnya dibatasi dimana tidak ada warga yang keluar dan tidak ada yang masuk," kata Kuswinarno di lokasi Micro Lockdown. Selasa (6/7).

Baca Juga:
Bhabinkamtibmas Pulau Pari Ajak Warga Bersinergi Dalam Menjaga Ketertiban Pasca Pemilu 2024

Kuswinarno menambahkan, kegiatan pengawasan yang dilakukan pihaknya antara lain melakukan penjagaan di akses masuk dengan melarang warga masyarakat yang akan melintasi wilayah dimaksud, melakukan patroli untuk mengingat kan warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan terutama masker dan melakukan pelarangan bagi warga untuk keluar wilayahnya.

"Iya, setiap hari siang dan malam personel kami melakukan pengawasan dan penjagaan pada akses keluar masuk sampai dengan waktu pemberlakuan Micro Lockdown selesai," tambah Kuswinarno.

Baca Juga:
Polsek Kepulauan Seribu Utara Sukses Mediasi Kasus Percobaan Pencurian di Pulau Kelapa

Diketahui, wilayah RT 003 RW 02 Pulau Lancang Kelurahan Pulau Pari ditetapkan sebagai wilayah yang di Micro Lockdown setelah diketahui 5 rumah warganya terkonfirmasi Covid-19 sehingga diputuskan untuk diisolasi total.

"Warga yang terkonfirmasi Covid-19 menjalani Isolasi Mandiri ketat dan warga lainnya dibatasi kegiatannya," ujarnya. (ahmad)