AP II dan Hotel Indonesia Natour Teken MoU Rencana Kerja Sama Pengelolaan Hotel

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 25/Feb/2022 00:08 WIB
Predir Angkasa Pura II dan Dirut HIN Predir Angkasa Pura II dan Dirut HIN

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Angkasa Pura II dan PT Hotel Indonesia Natour (HIN) teken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Rencana Kerja Sama Penyediaan Jasa Operator Hotel, Kamis (24/2/2022).

Baca Juga:
Top, Bandara Radin Inten II Raih Sertifikat Penerapan Standar Minimum Pengamanan Pengelola Objek Vital & Transportasi

Melalui MoU ini, akan dikaji rencana kerja sama pengelolaan hotel milik AP II oleh anak usaha HIN yaitu PT Hotel Indonesia Group. 

Penandatangan MoU dilakukan oleh President Director AP II Muhammad Awaluddin dan Direktur Utama HIN Iswandi Said.

Baca Juga:
Trafik penerbangan di Bandara Angkasa Pura II Naik 5% di Periode Angleb

Awaluddin mengemukakan, kolaborasi antara AP II dan HIN mendukung PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Holding dalam memperkenalkan Indonesian Hospitality di sektor pariwisata dari hulu hingga hilir. 

“Indonesian Hospitality adalah nilai unik atau unique value proposition dari pariwisata Indonesia. Rencana kerja sama AP II dan HIN yang merupakan anggota dari InJourney Holding ini guna mendukung terwujudnya Indonesian Hospitality di sektor pariwisata, di mana traveler atau wisatawan akan merasakan layanan dan fasilitas dengan konten lokal berlandaskan Indonesian Hospitality mulai dari bandara, hotel, destinasi wisata dan lokasi lainnya," bebernya.

Baca Juga:
Ini 3 Indikator Bikin Angleb di Bandara Angkasa Pura II Sukses

Nantinya, kerja sama itu diharapkan dapat membuat AP II selaku pengelola bandara fokus memberikan Indonesian Hospitality di terminal penumpang pesawat.

Sementara hotel AP II yang dikelola Hotel Indonesia Group juga dapat memberikan Indonesian Hospitality dengan baik.

Lebih lanjut, Awaluddin optimistis Indonesian Hospitality merupakan nilai penting yang dapat membangkitkan pariwisata Indonesia yang tertekan akibat pandemi Covid-19.

Saat ini AP II memiliki tiga hotel di kawasan Bandara Soekarno-Hatta dan satu hotel di Bandara Kualanamu.

Di samping itu, tengah dibangun satu hotel di Terminal 3 Area Domestik dan ke depannya direncanakan pembangunan satu hotel lagi di Bandara Kualanamu. 

“Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu adalah dua bandara dengan lalu lintas penerbangan lebih tinggi dibandingkan dengan bandara-bandara AP II, di mana di kedua bandara itu juga terdapat sejumlah penerbangan lanjutan (connecting flight). Permintaan untuk hotel cukup tinggi di kedua bandara ini,' ulasnya.

Pembangunan hotel di Bandara Soekarno-Hatta juga untuk meningkatkan daya saing dengan bandara-bandara kelas dunia lainnya. 

"Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah memiliki berbagai fasilitas seperti Skytrain, Stasiun Kereta Bandara, Heliport, Hotel Bintang 4, lalu Hotel Kapsul dan berbagai fasilitas lounge. Saat ini juga tengah dibangun 1 hotel di Terminal 3 Area Domestik,” tutur Awaluddin. 

Direktur Utama HIN Iswandi Said menambahkan, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari hotel yang dimiliki AP II. 

“Kolaborasi melalui MoU ini dalam rangka rencana kerja sama AP II dan HIN. Kami berharap HIN, melalui anak usahanya yakni PT Hotel Indonesia Group dapat meningkatkan nilai, kualitas dan pelayanan pengelolaan hotel sesuai Indonesian Hospitality,” ujar Iswandi.

Dia menambahkan bahwa MoU untuk mewujudkan kerja sama dan sinergi ini dilakukan berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (omy)